Kumparan Logo

Luhut Telepon Bos Shopee: Saya Minta Bawa Masuk Barang UMKM

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan. Foto: Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi
zoom-in-whitePerbesar
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan. Foto: Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengaku baru saja menghubungi pendiri platform e-commerce Shopee.

Komunikasi melalui panggilan telepon itu dilakukan Luhut dengan membawa misi lobi agar situs jual beli online tersebut mau membawa masuk barang-barang buatan lokal lebih banyak lagi.

"Tadi malam saya bicara dengan pendiri Shopee. Mereka saya minta supaya masuk bawa barang buatan dalam negeri," tutur Luhut dalam peluncuran gerakan Bangga Buatan Indonesia Pelangi Sulawesi, Kamis (26/8).

com-#BelanjaDariRumah Shopee Foto: Kanya Nayawestri/kumparan

Luhut memastikan, bos Shopee ini telah menyatakan kesediaan dan bakal menampung lebih banyak lagi produk buatan lokal di platform mereka.

"Pemiliknya mengatakan sudah bersedia, dan akan terus melakukan," sambung Luhut.

Luhut mengungkapkan, upaya mengejar target agar makin banyak UMKM yang melek pasar digital, mesti dibantu oleh semua pihak. Atas dasar itu, ia meminta Shopee turun serta sebagai wadah mempercepat digitalisasi tersebut.

Ia juga mengingatkan pemerintah daerah terutama sudah harus pasti menjadi brand ambassador untuk UMKM. Terlebih lagi, sektor ini menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

kumparan post embed

"Kerahkan seluruh pejabat daerah jadi brand ambassador, tunjukkan bahwa pemerintah ada untuk UMKM. Tulang punggung ekonomi nasional, tanpa UMKM ekonomi kita tidak bisa sampai sekarang," pungkas purnawirawan jenderal TNI itu.

Setidaknya, pemerintah menargetkan hingga tahun 2023 mendatang sebanyak 30 juta UMKM sudah melek pasar digital. Sampai saat ini, jumlah tersebut baru tercapai setengahnya atau sebanyak 15 juta UMKM yang tercatat sudah onboarding di ekosistem digital.