Kumparan Logo

Lulusan LPDP Kebanyakan Jadi PNS, Berikut Datanya

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Keungan, Sri Mulyani memberikan sambutan di acara Sarasehan LPDP 2019 di Kementerian Keuangan. Foto: Selfy Sandra Momongan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Keungan, Sri Mulyani memberikan sambutan di acara Sarasehan LPDP 2019 di Kementerian Keuangan. Foto: Selfy Sandra Momongan/kumparan

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) mencatat alumni penerima beasiswa LPDP hingga Juni 2022 sebanyak 15.631 orang. Mayoritas alumni LPDP saat ini bekerja di sektor pemerintahan atau Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Alumni penerima beasiswa LPDP di sektor pemerintahan menempati posisi terbanyak sekitar 62,78 persen setara dengan 8.807 orang. Sementara di sektor swasta terdapat sebanyak 4.912 orang atau 35 persen. Sedangkan sektor sosial berjumlah 310 orang dengan persentase yang paling sedikit yaitu 2,21 persen.

Direktur Keuangan dan Umum LPDP, Emmanuel Agust Hartono, menjabarkan sektor pemerintahan memiliki 5.329 peneliti, 3.388 PNS dan 90 TNI/Polri.

"Yang terbanyak di sektor publik adalah dari akademisi, peneliti dan juga ditambah dari PNS, TNI/POLRI," tandas Agust.

Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN). Foto: Shutter Stock

LPDP hingga saat ini telah mengelola dana abadi pendidikan dengan total Rp 120 triliun. Jumlah tersebut termasuk alokasi dana yang dikucurkan Kementerian Keuangan tahun ini sebesar Rp 20 triliun.

Total akumulasi dana abadi yang dikelola LPDP yakni untuk pendidikan Rp 81,1 triliun, penelitian Rp 8 triliun, perguruan tinggi Rp 7 triliun, dan kebudayaan Rp 3 triliun.

Direktur Kekayaan Negara Dipisahkan Ditjen Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan, Meirijal Nur, mengatakan penganggaran tersebut sejalan dengan langkah pemerintah dalam peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui alokasi dana abadi untuk pendidikan dengan berbagai macam aktivitas pendukungnya.

Dana abadi tersebut digunakan untuk memberikan program layanan beasiswa, peningkatan kompetensi, dan pendanaan riset.