Mantan Mendag, Gita Wirjawan, Jadi Komisaris Baru Startup Cakap

22 Agustus 2022 16:07
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Startup EdTech Cakap Angkat Mantan Mendag Gita Wirjawan Jadi Komisaris. Foto: dok. Cakap
zoom-in-whitePerbesar
Startup EdTech Cakap Angkat Mantan Mendag Gita Wirjawan Jadi Komisaris. Foto: dok. Cakap
Startup EdTech Cakap, resmi mengumumkan Menteri Perdagangan (Mendag) Periode 2011-2014, Gita Wirjawan, sebagai bagian dari anggota komisaris per Agustus 2022.
Gita menyambut baik pemilihan dirinya untuk bergabung sebagai salah satu komisaris, dan mengumpamakan bahwa bisnis di bidang EdTech sebagai “low hanging fruit” terutama yang memiliki core bisnis kursus bahasa asing.
“Masih banyak orang Indonesia yang tidak bisa berbahasa yang dipahami komunitas global,” ujarnya melalui keterangan resmi, Senin (22/8).
Gita yang juga sempat menjadi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (2009-2012) menegaskan, Indonesia kerap kalah saing dalam berkomunikasi di pentas internasional dibandingkan India dan Singapura.
Startup EdTech Cakap Angkat Mantan Mendag Gita Wirjawan Jadi Komisaris. Foto: dok. Cakap
zoom-in-whitePerbesar
Startup EdTech Cakap Angkat Mantan Mendag Gita Wirjawan Jadi Komisaris. Foto: dok. Cakap
Selain itu Gita juga menekankan bahwa potensi kemampuan berbahasa dapat meningkatkan kesejahteraan, contohnya pekerja migran dari Filipina mampu mendatangkan devisa lebih besar, karena mereka lebih menguasai bahasa Inggris.
“Harapannya orang Indonesia yang dikirim ke Timur Tengah, Hong Kong, Singapura, bisa jadi supervisor IT atau GM di hotel karena mereka jago bahasa Inggris,” tuturnya.
Dirinya mengungkapkan, pentingnya pemerataan pendidikan terutama keterampilan yang tidak didapatkan di pendidikan formal. Menurut dia, upaya pemerataan pendidikan di luar jalur formal mesti diperluas lagi melalui peran teknologi.
“Bayangkan jika 100 juta warga negara Indonesia mahir berbahasa Inggris, Mandarin, niscaya SDM kita bisa mengisi posisi-posisi strategis di perusahaan dunia. Sky is the only limit,” tegasnya.
Sementara itu, CEO & Co-founder Cakap, Tomy Yunus, sangat mengapresiasi dan menyambut baik bergabungnya Gita sebagai komisaris. Menurut Tomy, sosok Gita yang dekat dengan dunia pendidikan, sangat cocok didapuk menjadi komisaris yang akan mendukung perkembangan EdTech Indonesia melalui Cakap.
Startup EdTech Cakap Angkat Mantan Mendag Gita Wirjawan Jadi Komisaris. Foto: dok. Cakap
zoom-in-whitePerbesar
Startup EdTech Cakap Angkat Mantan Mendag Gita Wirjawan Jadi Komisaris. Foto: dok. Cakap
“Sosok Gita Wirjawan memiliki visi dan misi yang selaras dengan Cakap, yakni membawa potensi dan talenta Indonesia lebih maksimal lagi. Cakap selama ini membawa misi sebagai platform penyedia kursus upskilling yang bertujuan meningkatkan kualitas SDM bangsa,” ujar Tomy.
Tomy juga berharap dengan bergabungnya Gita sebagai komisaris, dapat menjadikan Cakap sebagai wadah mewujudkan peningkatan kapasitas dan keterampilan bangsa. Hingga saat ini terdapat 2,7 juta siswa yang mengikuti berbagai kelas/kursus, 250 mitra berbagai institusi untuk upskilling karyawan, dan 1.600 pengajar/ahli yang bergabung di Cakap.
"Angka tersebut sangat potensial untuk terus dikembangkan, sehingga kami berharap SDM Indonesia bisa menjadi bagian komunitas global dengan kemampuan bahasa asing dan vokasi yang mumpuni,” tuturnya.
Selain Gita, hingga saat ini Cakap sudah memiliki nama lain yang duduk dibangku komisaris, yakni CEO Prasetia Dwidharma, Arya Setiadharma. Perusahaan juga menempatkan Kenneth Li yang merupakan Managing Partner MDI VC Singapura sebagai salah satu komisarisnya.
Adapun Cakap merupakan platform upskilling yang memiliki dua pilar bisnis yakni bahasa asing dan kursus vokasi. Cakap fokus mengembangkan program yang tersertifikasi secara nasional. Dari segi bisnis, pendapatan Cakap berhasil tumbuh 300 persen secara tahunan dalam tiga tahun terakhir, dan membukukan laba bersih dalam dua tahun berturut-turut di 2020 dan 2021.