Kumparan Logo

Marak Kasus Robot Trading, DPR Nilai Layanan Informasi Bappebti Kurang Greget

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga di Komisi VI DPR RI, Selasa (20/6). Foto: Narda Margaretha Sinambela/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga di Komisi VI DPR RI, Selasa (20/6). Foto: Narda Margaretha Sinambela/kumparan

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) telah meluncurkan Call Center Layanan Informasi Bappebti (LINI Bappebti) pada 23 Juni 2022 lalu. LINI Bappebti untuk mengakomodasi segala kebutuhan masyarakat terhadap informasi dan menerima pengaduan terkait perdagangan berjangka komoditi (PBK), sistem resi gudang (SRG) dan pasar lelang komoditas (PLK).

Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga mengatakan bahwa Bappebti juga telah menyediakan layanan informasi untuk masyarakat sejak tahun 2015. Mulai dari SMS dan whatsapp center, email, layanan zoom meeting, SRG, info komoditas, pengaduan online, hingga perizinan online di bidang PBK.

"Untuk saat ini, layanan LINI Bappebti mempunyai dua mekanisme penyampaian pengaduan atau permintaan informasi, yaitu melalui call center dan penerimaan pengaduan atau layanan informasi secara tatap muka," ujar Jerry di Komisi VI, Selasa (20/9).

Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Evita Nursanty mengaku belum gereget terkait layanan yang diberikan. Menurutnya, hal tersebut hanyalah sebuah planning di lapangan dan belum terlihat aksi nyatanya.

Infografik Waspada Penipuan Robot Trading. Foto: Tim Kreatif kumparan

"Apa yang disampaikan Pak Wamen masih belum greget itu hanya baru planning di lapangan kita belum liat actionnya, baru bersifat planning saja," kata Evita.

Ia juga melihat, Bappebti memiliki kewenangan yang luar biasa dalam pemberian izin yang berkaitan dengan pialang berjangka. Namun, Ia menilai belum ada keseriusan untuk mengimplementasikan setiap kebijakan yang ada di lapangan.

"Saya tidak melihat adanya keseriusan di lapangan itu dalam implementasi dan eksekusi. Jadi wajar publik menuntut tanggung jawab Bappebti," ungkapnya.

Banyaknya masalah yang terjadi saat ini seperti investasi robot trading, lanjut Evita, Bappebti harus memiliki tanggung jawab untuk menyelesaikannya terutama dengan call center. Ia mencoba untuk bertanya kepada Jerry, apakah dirinya sudah pernah mencoba produk yang dihasilkannya.

"Pak Wamen sudah pernah coba?" tanya Evita.

Menanggapi hal itu, Jerry mengaku sudah mencoba menggunakan call center. Tidak hanya itu, Ia menambahkan, dirinya juga ikut meresmikan layanan itu. "Kebetulan kami ikut meresmikan dan kami coba," timpal Jerry.

Evita kembali bertanya mengenai durasi pengetesan yang dilakukan. "Sudah di tes belum tiap hari?," balas Evita.

Rapat Dengar Pendapat Komisi VI DPR dengan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Selasa (5/7/2022). Foto: Fariza Rizky Ananda/kumparan

"Belum tiap hari ibu," jawab Jerry.

Evita bercerita, dirinya pernah mengirimkan data ke layanan call center tersebut. Kendati demikian, sampai saat ini hanya sebatas contreng satu dan belum ada respons.

"Ini harus di tes, jangan cuma ada call center, tapi tidak bisa berhubungan," pungkas Evita.