Masih Banyak Rumah Kumuh di Samping Gedung, AHY Dorong Konsep Urban Regeneration
·waktu baca 2 menit

Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut saat ini masih banyak ketimpangan di perkotaan seperti rumah kumuh di samping gedung-gedung tinggi. Untuk itu, pembangunan kota ke depan menurutnya juga akan menggunakan konsep urban regeneration.
Urban regeneration yang dimaksud AHY adalah menata apa yang sudah ada, melakukan revitalisasi, pembenahan, dan menerapkan regulasi dengan baik. Dengan begitu, AHY yakin pembangunan kota juga akan menumbuhkan ekonomi masyarakat.
“Sehingga ekonominya tumbuh dan kemudian masyarakatnya juga tidak malah justru terjebak dalam sebuah ketimpangan. Karena ada dua sisi mata uang, ketika kota maju dengan teknologi dengan berbagai modernitas yang dihadirkan itu juga bisa mengakibatkan ketimpangan makin menganga,” kata AHY usai The 54th Earoph Regional Conference di Jakarta Pusat, Senin (6/10).
Terkait keberadaan rumah kumuh di kota, AHY melihat saat ini masih banyak satu rumah di permukiman kumuh yang ditempati oleh lebih dari satu keluarga.
“Kita masih melihat wajah kemiskinan kota. Di samping gedung-gedung tinggi ada kawasan yang kumuh, slum area, yang petak kecil, satu rumah kecil sekali kumuh enggak ada sanitasi, enggak ada pencahayaan tapi ditinggali empat keluarga berganti-gantian ini masih ada terjadi di sana-sini,” ujarnya.
Konsep urban regeneration, menurut AHY, adalah cara yang tepat dalam pembangunan kota. Hal ini karena konsep tersebut menggunakan pendekatan untuk mengurangi kemiskinan dan ketimpangan.
“Oleh karena itu di sisi lain pendekatannya adalah mengurangi kemiskinan dan ketimpangan jadi people first design, people first development itu bukan jargon tetapi memang pembangunan itu lebih ditujukan pada bagaimana keluarga-keluarga kita itu bisa lebih nyaman dan kemudian punya pekerjaan yang baik,” kata AHY.
AHY melihat pembangunan tidak boleh terjebak dengan hanya menyiapkan ruang untuk pembangunan fisik. Hal yang harus disiapkan adalah menyiapkan ekosistem agar masyarakat yang tinggal di dalamnya bisa hidup dengan aman, nyaman, makmur, sejahtera, dan berkelanjutan. Untuk itu, selain urban regeneration, AHY juga mendukung konsep Transit Oriented Development (TOD).
“Nah kita berharap kota-kota di Indonesia ini juga kita tata sedemikian rupa ada dua pendekatan tadi saya sampaikan bagaimana membuat semua lebih aman, nyaman dengan transit oriented development. Kemudian ada konsep namanya urban regeneration, regenerasi masyarakat perkotaan,” ujarnya.
