Kumparan Logo

Mau Didemo Warganya karena Biaya Hidup Mahal, PM Malaysia Bakal Bagi-bagi BLT

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Perdana Menteri Malaysia Dato Seri Anwar Ibrahim menyampaikan pandangan saat KTT ke-26 ASEAN-China di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (6/9/2023). Foto: M Agung Rajasa/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Perdana Menteri Malaysia Dato Seri Anwar Ibrahim menyampaikan pandangan saat KTT ke-26 ASEAN-China di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (6/9/2023). Foto: M Agung Rajasa/ANTARA FOTO

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim ingin membagikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) ke warganya untuk mengatasi keresahan publik terkait biaya hidup yang makin mahal. BLT ini akan diberikan untuk seluruh warga Malaysia berusia di atas 18 tahun.

Anwar mengatakan warganya berhak mendapatkan 100 Ringgit Malaysia yang akan disalurkan mulai 31 Agustus 2025.

Pengumuman ini disampaikan menjelang rencana aksi protes yang akan digelar di Kuala Lumpur pada Sabtu (26/7). Diperkirakan ada 10.000 hingga 15.000 orang yang menghadiri aksi protes hari Sabtu, yang dimotori oleh partai-partai oposisi. Mereka menyerukan agar Anwar mundur akibat melonjaknya harga kebutuhan dan kegagalannya merealisasikan reformasi yang dijanjikan.

"Pemerintah akan mengalokasikan total bantuan tunai sebesar 15 miliar ringgit pada 2025, naik dari anggaran awal sebesar 13 miliar ringgit," katanya dikutip dari Reuters, Rabu (23/7).

Pemerintahan Anwar tahun ini telah meluncurkan berbagai kebijakan untuk meningkatkan pendapatan negara dan produktivitas, termasuk kenaikan upah minimum, tarif listrik yang lebih tinggi untuk pengguna besar, dan pajak penjualan baru untuk beberapa buah impor dan barang-barang mewah.

Anwar menyatakan bahwa kebijakan ini sebagian besar menyasar perusahaan besar dan kalangan kaya. Meski begitu, banyak yang khawatir biaya tambahan tersebut pada akhirnya tetap akan dibebankan kepada konsumen, termasuk kelompok berpendapatan rendah dan menengah.

"Saya mengakui keluhan masyarakat dan sadar bahwa biaya hidup menjadi tantangan yang harus diatasi, meskipun berbagai kebijakan telah diumumkan," ujar Anwar.

Ilustrasi transportasi umum di Malaysia. Foto: Shutterstock

Harga BBM Subsidi Turun

Dia mengatakan inisiatif tambahan untuk membantu masyarakat miskin juga akan diluncurkan pada Kamis (24/7). Salah satunya harga BBM subsidi yang berlaku September 2025.

Anwar mengatakan akan menurunkan harga BBM RON 95 dari 2,05 Ringgit Malaysia menjadi 1,99 Ringgit Malaysia per liter, Rabu (23/7). Harga tersebut setara Rp 7.670 per liter (asumsi kurs Rp 3.856 per Ringgit Malaysia).

"Ketika subsidi terarah untuk RON 95 diterapkan, warga Malaysia akan menikmati harga RON 95 yang lebih rendah sebesar RM 1,99 per liter," kata Anwar.

Kebijakan ini berlaku untuk warga Malaysia, sementara warga asing tetap membayar penuh agar penyalurannya tepat sasaran dan beban fiskal di APBN berkurang.

Anwar juga mengumumkan alokasi tambahan untuk program pemerintah yang bertujuan meningkatkan akses terhadap barang dan kebutuhan pokok yang terjangkau, serta berjanji untuk memperbaiki skema bantuan yang sudah ada.

Meski inflasi di Malaysia turun tahun ini, kekhawatiran masih muncul terhadap kenaikan harga kebutuhan pokok seperti makanan. Data yang dirilis pekan ini menunjukkan bahwa indeks harga konsumen naik 1,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya pada bulan lalu, namun harga makanan dan minuman naik lebih tinggi yakni sebesar 2,1 persen.

instagram embed