Kumparan Logo

Mau IPO di 2020, Lion Parcel Ingin Ekspansi ke Malaysia hingga China

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Layanan Lion Ekspres di Kedoya, Jakarta Barat. Foto: Abdul Latif/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Layanan Lion Ekspres di Kedoya, Jakarta Barat. Foto: Abdul Latif/kumparan

Anak usaha Lion Air Group yang bergerak di bidang logistik, Lion Parcel, berencana melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui Initial Public Offering (IPO) di tahun 2020.

Namun saat disinggung mengenai target dana yang diraup, Chief Marketing Officer Lion Parcel Adhitya Chandra enggan membeberkannya. Sebab hal tersebut masih terus dibahas.

"Targetnya (dana yang diraup) juga cukup besar. Target kita, kita IPO di 2020," ucapnya saat ditemui di Menara Lion Air, Jakarta, Sabtu (23/3).

embed from external kumparan

Dia menjelaskan, dana yang diperoleh dari IPO itu, salah satunya akan dipakai untuk ekspansi usaha ke luar negeri, utamanya ke negara yang Lion Air telah membuka jaringan dan memiliki potensi pasar bagus.

"Contohnya Malaysia, Singapura, Flipina, Thailand, China, Mekkah, Jeddah, sama Australia, itu jaringan sudah ada, potensi pasar sangat besar," beber Adhitya.

Dia menjelaskan, pihaknya mengutamakan ekspansi usaha di negara jaringan Lion Air agar proses aksi korporasi itu bisa lebih menekan modal yang harus digelontorkan.

"Kami pakai network yang sudah ada dulu, kalau potensi itu setiap negara pasti punya potensi. Tujuan ini kan karena banyak, yang lokal Indonesia belum banyak internasional," katanya.