Kumparan Logo

Mau Selamatkan Nyonya Meneer, Rachmat Gobel Punya Harta Rp 8,4 Triliun

kumparanBISNISverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Koperasi karyawan Nyonya Meneer (Foto: kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Koperasi karyawan Nyonya Meneer (Foto: kumparan)

Pengusaha nasional Rachmat Gobel disebut-sebut mau menyelamatkan nasib PT Nyonya Meneer yang diputus pailit oleh Pengadilan Negeri Semarang karena memiliki kredit macet Rp 89 miliar. Gobel bahkan sudah bertemu dengan Presiden Direktur Nyonya Meneer, Charles Saerang kemarin, Rabu (9/8).

Lantas apakah Gobel mampu menyelesaikan seluruh masalah Nyonya Meneer?

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Jamu dan Obat Tradisional, Dwi Ranny Pertiwi Zarman mengungkapkan, Gobel menyatakan kesiapannya membantu masalah yang membelit Nyonya Meneer. Gobel juga punya rencana untuk merestrukturisasi utang Nyonya Meneer. Sejumlah skema penyelesaian utang sudah dibicarakan antara Gobel dengan Charles.

"Saya belum tahu soalnya baru banget semalam. Sepertinya tetap Pak Charles akan kasasi dulu. Kasasi Itu kan supaya pernyataan dipailitkan itu ditarik kembali sehingga bisa direstrukturisasi utang-utangnya. Kan karena bisa membayarkan utang sama dipailitkan kan beda," papar Dwi kepada kumparan (kumparan.com), Kamis (10/8).

Rachmat Gobel. (Foto: Wikimedia)
zoom-in-whitePerbesar
Rachmat Gobel. (Foto: Wikimedia)

Sementara itu diakui Dwi, Direksi Nyonya Meneer masih memiliki kemampuan untuk menyelesaikan sebagian masalah yang membelit perusahaan. Dwi menyatakan, dalam putusan Pengadilan Negeri Semarang, Nyonya Meneer wajib menyelesaikan utang sampai tahun 2020 mendatang.

"Kalau misalnya tidak jadi dipailitkan, aset akan dilelang untuk dibayarkan utang. Kalau misalnya masuk Pak Gobel itu untuk membantu merestrukturisasi utang kan gini jadi dari semua kredit tidak semua dipailitkan, masih ada beberapa yang mau mengantre untuk dibayar walaupun dicicil karena kesepakatan di Pengadilan terakhir sebelum pernyataan dipailitkan itu adalah pencicilan utang sampai 2020. Sementara yang untuk dipailitkan kan hanya beberapa bahkan tidak ada separuhnya," sebutnya.

Lantas berapa harta kekayaan yang dimiliki Gobel?

Menurut data Globe Asia pada 20 Maret 2017 menunjukkan, Rachmat Gobel melalui usahanya, Gobel International, memiliki harta kekayaan sekitar 635 juta dolar AS atau setara dengan Rp 8,4 triliun (kurs Rp 13.300). Angka tersebut naik cukup signifikan bila dibandingkan tahun 2016 yang hanya 240 juta dolar AS atau Rp 3,1 triliun.

Namun Dwi belum tahu mana yang akan lebih dahulu diselesaikan oleh Gobel, apakah utang atau urusan perusahaan dengan karyawan dan distributor.

"Kalau melihat angka enggak seluruhnya tapi yang urgent dulu sepertinya. Tapi saya enggak tahu mana yang diselamatkan," ucapnya.