Kumparan Logo

Membandingkan Investasi Saudi Aramco di Petronas dan Pertamina

kumparanBISNISverified-green

clock
comment
7
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Pertemuan Jokowi dan Raja Salman di Istana Bogor. (Foto: Reuters/Achmad Ibrahim)
zoom-in-whitePerbesar
Pertemuan Jokowi dan Raja Salman di Istana Bogor. (Foto: Reuters/Achmad Ibrahim)

PT Pertamina (Persero) dan Saudi Aramco telah sepakat membangun proyek Kilang Cilacap, Jawa Tengah. Penandatanganan perjanjian proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) itu disaksikan langsung oleh Presiden Joko Widodo dan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulazis hari ini di Istana Bogor.

Saudi Aramco berani menginvestasikan 6 miliar dolar AS atau hampir Rp 80 triliun (kurs Rp 13.300). Proyek RDMP tersebut akan dipercepat dari rencana awal selesai pada 2022 menjadi 2021.

Namun nilai investasi Saudi Aramco di Pertamina lebih kecil dibandingkan yang didapat Petronas. Petronas justru mendapatkan guyuran dana investasi Saudi Aramco sebesar 7 miliar dolar AS atau Rp 93 triliun (kurs Rp 13.300). Saudi Aramco berencana akan membangun kilang minyak dan petrokimia di negara bagian selatan Malaysia, Johor.

Raja Salman dan Jokowi tiba di Istana Bogor. (Foto: Reuters/Achmad Ibrahim)
zoom-in-whitePerbesar
Raja Salman dan Jokowi tiba di Istana Bogor. (Foto: Reuters/Achmad Ibrahim)

Pemerintah Indonesia sepertinya tidak cukup puas. Beberapa proyek kembali ditawarkan kepada Raja Salman. Misalnya proyek refining development masterplan program di Dumai, Balongan dan Bontang. Lalu ditawarkan juga pembangunan proyek pembangunan PLTU Mulut Tambang di Jambi, pembangunan infrastruktur baik infrastruktur jalan, sumber daya air, air minum, sanitasi dan perumahan.

Namun sayangnya tidak ada kesepakatan lanjutan terkait beberapa proyek ini. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan proyek-proyek tersebut akan ditindaklanjuti dalam pertemuan selanjutnya antara kedua pemimpin dengan mengirimkan para menterinya.

"Teman-teman sudah menyaksikan, bahwa sesudah pertemuan tadi, 11 MoU perjanjian telah di tandatangan oleh kedua belah pihak. Salah satu dari 11 MoU adalah mengenai The Saudi Fund Contribution to the Financing of Development Project senilai 1 miliar dolar AS," tegas Retno di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (1/3).