Kumparan Logo

Mendag: Hasil Alam Jambi Luar Biasa, 60 Persen Kebun Sawit hingga Karet

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menghadiri undangan Satu Hari Bersama Jambi, acara promosi wisata dan perdagangan yang diselenggarakan oleh Pemprov Jambi, berlokasi di Sarinah, Jakarta, Sabtu (8/7/2023). Foto: Kemendag RI
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menghadiri undangan Satu Hari Bersama Jambi, acara promosi wisata dan perdagangan yang diselenggarakan oleh Pemprov Jambi, berlokasi di Sarinah, Jakarta, Sabtu (8/7/2023). Foto: Kemendag RI

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan menghadiri undangan Satu Hari Bersama Jambi, acara promosi wisata dan perdagangan yang diselenggarakan oleh Pemprov Jambi, berlokasi di Sarinah, Jakarta, Sabtu (8/7).

Mendag didampingi oleh Sekjen Kemendag Suhanto, Dirjen PDN Isy Karim. Turut hadir Gubernur Jambi, Al Haris, bersama beberapa anggota DPR RI Dapil Jambi, Duta Besar dan anggota DPRD Provinsi Jambi.

Acara ini dimaksudnya untuk mempromosikan pariwisata dan produk unggulan provinsi Jambi, sekaligus membuka gerbang untuk promosi luar negeri.

Mendag mengatakan bahwa Jambi punya hasil alam yang unggul, mulai dari hasil perkebunan seperti karet, kayu manis, kopi, sawit, teh, cengkeh dan hasil bumi seperti nikel, emas, batu bara, minyak dan gas.

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menghadiri undangan Satu Hari Bersama Jambi, acara promosi wisata dan perdagangan yang diselenggarakan oleh Pemprov Jambi, berlokasi di Sarinah, Jakarta, Sabtu (8/7/2023). Foto: Kemendag RI

"Jambi ini budayanya luar biasa kaya, apalagi hasil alamnya, 60 persen perkebunan, sawit, karet, kopi, belum lagi teh Kayu Aro, satu-satunya di dunia."

"Belum tambangnya, batu bara, gas, minyak, emas, luar biasa. Oleh karena itu, kekayaan alam harus memberikan dampak yang besar."

Mendag menyatakan dukungannya untuk mendorong produk Jambi untuk menjamah ke luar negeri.

"Oleh karena itu, kita dari Kemendag membuat tollway, kita buka pasar baru, yang pasarnya besar di Jambi, seperti Bangladesh butuh batu bara, butuh CPO, begitu juga dengan Pakistan, Afrika, sampai Timur Tengah. Perdagangan terbesar Jambi saat ini dengan India."

Terkait hasil tambang, sesuai arahan Presiden, Mendag mengatakan mendukung hilirisasi, untuk meningkatkan keuntungan dalam negeri. Mendag juga menyinggung banyak pihak yang menolak hilirasi hasil tambang Indonesia, namun Presiden akan tetap kokoh dengan hilirisasi.

embed from external kumparan