Mendag Minta Pedagang Pasar Rawamangun Tak Ambil Untung Banyak Jelang Lebaran
·waktu baca 2 menit

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengunjungi Pasar Rawamangun, Jakarta Timur pagi ini, Senin (3/4) untuk memantau harga bahan pokok (bapok). Ia memastikan pasokan bapok aman selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri.
Meski begitu, ada sejumlah bapok yang alami kenaikan harga karena permintaan meningkat. Salah satunya untuk harga telur ayam yang terpantau mencapai Rp 29.000 per kg.
“Telur ayam naik sedikit. Tadi Rp 29 ribu, biasanya Rp 27 ribu. Lima persen masih oke sih. Tapi kalau berlebihan kita akan turun dan cek, kita turunkan satgas. Tapi harga stabil kok, naik juga sedikit,” katanya kepada awak media usai kunjungan.
Selain telur, harga daging sapi mengalami kenaikan dari Rp 125.000 per kg menjadi Rp 140.000 per kg. Zulhas tidak menampik harga-harga akan naik mendekati Lebaran, namun ia minta kepada para pedagang agar tidak terlalu menaikkan harga secara signifikan. Ia menegaskan harga bapok harus sesuai dengan aturan harga patokan Badan Pangan Nasional (Bapanas).
Saya ingatkan para pedagang ambil untung boleh tapi jangan sampai berlebihan. Sebentar lagi mau Idul Fitri, jangan berlebihan stok nimbun, harga naik seenaknya. Harus ikuti harga patokan Bapanas, Bulog. Minyak goreng juga," tegasnya.
Berdasarkan pantauan kumparan data dari Panel Badan Pangan Nasional per hari ini, terpantau harga-harga bapok memang mengalami kenaikan. Adapun beras premium naik menjadi Rp 13.700 per kg, bawang merah naik menjadi Rp 34.260 per kg, bawang putih bonggol naik menjadi Rp 31.630 per kg, cabai merah keriting naik menjadi Rp 37.920 per kg, cabai rawit merah naik menjadi Rp 51.310 per kg, daging sapi murni naik menjadi Rp 137.770 per kg.
Kemudian, daging ayam ras naik menjadi Rp 29.610 per kg, gula konsumsi naik menjadi Rp 14.450 per kg, minyak goreng kemasan sederhana naik menjadi Rp 18.030 per liter, serta minyak goreng curah naik menjadi Rp 15.030 per liter.
