Kumparan Logo

Mengenal Bank Net Syariah yang Sahamnya Melesat 3.578 Persen Sejak Awal 2021

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Layar menampilkan pergerakan perdagangan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta.  Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Layar menampilkan pergerakan perdagangan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO

Saham PT Bank Net Syariah Tbk melesat nyaris 3.600 persen. Kenaikan gila-gilaan saham perusahaan dengan kode BANK di bursa ini, terjadi hanya dalam kurun waktu dua bulan.

Sebagaimana diketahui, perusahaan yang baru saja ganti nama jadi PT Bank Aladin Syariah tersebut tercatat baru melantai di bursa pada 1 Februari 2021. Dengan nilai saham awal Rp 103 per lembar, kini bahkan sahamnya sempat mencapai Rp 3.810. Berikut profil Bank Net Syariah tersebut:

Baru Melantai di Bursa pada 1 Februari 2021

PT Bank Net Syariah ini baru mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 1 Februari 2021. Kala itu, emiten perbankan ini menetapkan harga initial public offering atau IPO sebesar Rp 103.

"Perseroan akan dicatatkan di bursa 1 Februari 2021, dengan menggunakan kode BANK," jelas Divisi Penilaian Perusahaan III, Goklas Tambunan, dalam keterbukaan informasi BEI pada 27 Januari 2021.

ilustrasi Bank NET Syariah. Foto: Bank NET Syariah

Saat itu, Bank Net Syariah tercatat melepas 5 miliar saham baru. Saham setara 37 persen dari total saham keseluruhan itu setara dengan potensi dana Rp 515 miliar.

Secara struktur, saham bank ini dikuasai sebesar 70 persen oleh PT NTI Global Indonesia. Sementara 30 persen sisanya, dimiliki PT Berkah Anugerah Abadi.

Saham Bank Net Syariah Melesat 3.578 Persen

Pada penutupan perdagangan Kamis (15/4), nilai saham Bank Net Syariah sempat menyentuh Rp 3.810 per lembar. Angka itu setara dengan kenaikan sebesar 3.999 persen dari nilai awal saat baru IPO.

Investor asing tercatat melakukan beli bersih senilai Rp 22,54 miliar di hari tersebut. Adapun pada penutupan perdagangan Jumat (18/4), nilai sahamnya berakhir di angka 3.790 atau setara kenaikan sebesar 3.578 persen.