Bisnis
·
16 September 2019 11:54

Mengenal QNET, Perusahaan MLM yang Disebut Tipu-tipu

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Mengenal QNET, Perusahaan MLM yang Disebut Tipu-tipu (32047)
searchPerbesar
Perayaan 21 tahun QNET dihadiri 10.000 distributor dan customers dari 50 negara di Subterranean Penang International Conference & Exchibuton Centre (SPICE), Malaysia. Foto: Dewi Rachmat Kusuma/kumparan
Belakangan ini ramai pemberitaan soal penipuan berkedok bisnis Multi Level Marketing (MLM). Teranyar, PT QNET Indonesia disebut sebagai perusahaan MLM tipu-tipu yang menerapkan money games dengan modus membuka lowongan kerja.
ADVERTISEMENT
Setidaknya ada 2 nama perusahaan yang disebut-sebut dalam kasus ini. Pertama PT Amoeba Internasional dan PT QNET Indonesia. Mereka memberikan iming-iming keuntungan kepada calon korbannya. Di antaranya dengan menawarkan pekerjaan sebagai pegawai bagian pendataan dengan gaji Rp 3 juta per bulan.
Namun dalam praktiknya, korban harus membayar Rp 10 juta ke upliner/pemberi tawaran. Uang setoran tersebut sebesar 13 persennya untuk membeli barang berupa cakra (sejenis kaca yang diklaim bisa menyembuhkan penyakit). Lalu sekitar 86,9 persen digunakan untuk permainan uang/money games.
Sementara untuk bisa memutar kembali modal para korban, mereka harus memiliki 2 member lagi. Penawaran ini dilakukan melalui media sosial baik Whatsapp hingga Facebook. QNET disebut sering kali terkena kasus serupa di beberapa kota di Indonesia. Korbannya pun cukup banyak dan berkembang.
ADVERTISEMENT
Benarkah begitu? Lantas, seperti apa sih sebenarnya QNET itu?
Mengenal QNET, Perusahaan MLM yang Disebut Tipu-tipu (32048)
searchPerbesar
Putri Indonesia 2011 Maria Selena di perayaan 21 tahun QNET dihadiri 10.000 distributor dan customers dari 50 negara di Subterranean Penang International Conference & Exchibuton Centre (SPICE), Malaysia. Foto: Dewi Rachmat Kusuma/kumparan
Dalam sebuah acara yang digelar 13-16 September 2019 di Subterranean Penang International Conference & Exhibition Centre (SPICE), Malaysia, kumparan berkesempatan meliput. Acara yang dihadiri lebih dari 10.000 pengusaha global dari 50 negara ini merupakan perayaan 21 tahun QNET eksis di industri penjualan langsung (direct selling).
QNET adalah perusahaan direct selling atau penjualan langsung yang menawarkan berbagai produk kesehatan, kebugaran, dan gaya hidup. Produk-produk QNET dijual secara online di e-commerce. Salah satu produk yang paling populer adalah Amezcua Geometri, produk kebugaran yang diyakini bisa meningkatkan kesehatan. Berkantor pusat di Hong Kong, QNET telah menjamur di lebih dari 25 negara dengan pasar terbesar India, Kazakstan, dan Indonesia.
ADVERTISEMENT
Acara ini dinamakan V-Convention, yang diselenggarakan 2 kali setahun, untuk menyatukan pelanggan dan distributor QNET dari seluruh dunia, bersama para mitra bisnisnya dan pejabat pemerintah untuk merasakan produk dan layanan QNET. Konvensi ini meliputi serangkaian program pelatihan, pidato motivasi, pembukaan produk gaya hidup baru QNET dan acara hiburan. Daya tarik utama tahun ini adalah karnaval yang memamerkan lebih dari 30 merek produk QNET, salah satu pameran terbesar yang pernah diadakan oleh perusahaan.
Mengenal QNET, Perusahaan MLM yang Disebut Tipu-tipu (32049)
searchPerbesar
Amezcua Geometri, produk kebugaran milik QNET. Foto: Dewi Rachmat Kusuma/kumparan
Bagaimana cara penjualan produknya? Kenapa bisa sampai banyak penipuan?
Produk-produk QNET hanya dijual secara online melalui e-commerce. Untuk mengaksesnya bisa masuk melalui akun resmi QNET. Bisnis QNET dilakukan dengan sistem MLM. Artinya, strategi penjualan dilakukan secara berantai, di mana tenaga penjual (sales) tidak hanya mendapatkan kompensasi atas penjualan yang mereka hasilkan, namun juga atas hasil penjualan sales lain yang mereka rekrut. Semakin banyak mereka menjual produk, maka semakin banyak pula bonus atau poin yang mereka dapat.
ADVERTISEMENT
Di sistem QNET, komisi tertinggi yang diterima senilai USD 250. Setelah angka tersebut didapat, maka perekrutan anggota ditutup alias tidak boleh lagi merekrut anggota. Jika ingin mendapat bonus atau poin lagi, maka harus membentuk komunitas baru dan poinnya pun mulai dari awal dari angka USD 10 hingga mencapai USD 250.
Nah, dari perekrutan inilah muncul celah untuk diakali. Pihak QNET mengklaim, ini yang kemudian disalahgunakan oleh sejumlah oknum. Mereka merekrut anggota bukan lagi untuk diajak berjualan, namun diiming-imingi bonus tinggi tanpa harus jualan.
Mengenal QNET, Perusahaan MLM yang Disebut Tipu-tipu (32050)
searchPerbesar
Perayaan 21 tahun QNET dihadiri 10.000 distributor dan customers dari 50 negara di Subterranean Penang International Conference & Exchibuton Centre (SPICE), Malaysia. Foto: Dewi Rachmat Kusuma/kumparan
Lantas, apa yang dilakukan QNET melihat kasus ini?
Untuk bisa berjualan, perusahaan direct selling harus dapat lisensi dari Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI) dan syaratnya tidak mudah. QNET mengaku, pihaknya sudah mengantongi lisensi tersebut. Perusahaan direct selling juga harus punya izin dari Kementerian Perdagangan. Jika muncul kasus, APLI dan Kemendag sebagai 'payung' dari perusahaan direct selling juga perlu diajak berkomunikasi. Pihak QNET mengaku terus melakukan sosialisasi agar pesan 'jualan' atas produk-produknya tidak salah tafsir.
Mengenal QNET, Perusahaan MLM yang Disebut Tipu-tipu (32051)
searchPerbesar
Mantan atlet tenis Wynne Prakusya. Foto: Dewi Rachmat Kusuma/kumparan
Produk-produk QNET Diklaim Sembuhkan Penyakit
ADVERTISEMENT
Beberapa produk QNET yang populer adalah Amezcua Geometri (sejenis kaca pipih bening seperti tatakan) dan Chi Pendant (kalung kesehatan). Dua produk tersebut diyakini mampu meningkatkan stamina dan kebugaran. Geometri bisa dipakai untuk menyuling minuman (air putih) yang jika diminum bisa membantu tubuh lebih segar bahkan menghilangkan alergi dan berbagai penyakit lainnya.
Amezcua Geometri memiliki sembilan cincin berbentuk gelombang yang mewakili tataran energi fisik, organ vital, emosi, kejiwaan, dan spiritual yang halus. Ini menciptakan medan energi alami yang bersifat menyeimbangkan dan secara optimal menyeimbangkan interaksi tubuh dengan penyebab stres dari lingkungan.
Pemancar BioGeometry di sekeliling sembilan cincin berbentuk gelombang pada Amezcua Geometri menyebabkan perluasan lembut energi, menghilangkan penghambat energi, dan memulihkan keseimbangan aliran dan kualitatif yang benar dalam fungsi biologis kita.
ADVERTISEMENT
Mantan atlet tenis Wynne Prakusya mengamini hal tersebut. Anak pertamanya yang berusia 7 tahun menderita alergi debu yang diturunkan dari keluarga. Setiap pagi, Wynne kerepotan karena harus mencari cara untuk menangkal bersin-bersin anaknya yang tidak wajar, sekali bersin sampai 30 kali, hingga mengganggu aktivitasnya. Atas saran dari kakaknya yang juga punya masalah yang sama, Wynne akhirnya mencoba Amezcua Geometri. Setelah 9 bulan, alergi anaknya berangsur membaik.
"Saya mencoba mencari apa ada ya yang bisa sembuhin alergi karena sudah mengganggu aktivitas atau kegiatannya. Susah makan jadinya, bisa bersin sampai 30 kali itu. Jadi saya coba. Setiap hari saya tuangkan air minum di atas Amezcua tersebut sebanyak dua liter untuk anak saya, dan sekarang sudah jauh berkurang dalam waktu beberapa bulan saja," kata Wynne, yang juga Brand Ambassador dari produk Amezcua ini.
Mengenal QNET, Perusahaan MLM yang Disebut Tipu-tipu (32052)
searchPerbesar
Putri Indonesia 2011 Maria Selena. Foto: Dewi Rachmat Kusuma/kumparan
Maria Selena jadi Brand Ambassador Produk QNET
ADVERTISEMENT
Tak hanya produk kebugaran, QNET juga punya produk kecantikan. Adalah Eternaleaf, produk perawatan tubuh alami dengan minyak buah Merah Papua yang diklaim memiliki kandungan anti-radikal bebas tertinggi.
Buah Merah Papua adalah buah kebanggaan dari tanah Papua karena hanya tumbuh dan berbuah dengan baik di tanah Papua.
Mengenal QNET, Perusahaan MLM yang Disebut Tipu-tipu (32053)
searchPerbesar
Putri Indonesia 2011 Maria Selena. Foto: Dewi Rachmat Kusuma/kumparan
"Aku bangga banget karena ini asli Papua. Ini sekaligus campaign budi daya buah Merah, ini baru satu-satunya produk yang pakai buah Merah, ini bukan sesuatu yang common, ini satu value dan uniqueness yang sangat tinggi," ucap Putri Indonesia 2011 yang juga Brand Ambassador Eternaleaf Maria Selena ditemui di Hotel Equatorial Penang, Malaysia, Minggu (15/9).
Mengenal QNET, Perusahaan MLM yang Disebut Tipu-tipu (32054)
searchPerbesar
QNET’s Chief Executive Officer Malou Caluza. Foto: Dewi Rachmat Kusuma/kumparan
CEO QNET Seorang Cancer Survivor
Malou Caluza menjadi Chief Executive Officer (CEO) di QNET sejak Juni 2019. Ia bergabung di QNET sejak 1999. Sepanjang sejarah berdirinya QNET, Malou Caluza adalah perempuan pertama yang menjadi CEO di perusahaan yang juga menjadi sponsor resmi klub sepakbola juara Premiere League 2018/2019, Manchester City.
ADVERTISEMENT
Namun siapa sangka, perempuan yang memulai karier sebagai customer service di QNET ini ternyata seorang cancer survivor. Malou diganjar kanker payudara di tahun 2016. Perempuan asal Filipina ini kaget, namun dia menanggapinya dengan santai.
"Saya seorang cancer survivor. Saya didiagnosa kanker payudara di 2016. Di situ saya diuji kekuatan mental saya dan saya anggap ini adalah tantangan," ucap dia di sela-sela acara perayaan 21 tahun berdirinya QNET di SPICE, Malaysia.
Diagnosa tersebut sempat membuat dirinya ngedrop bahkan menyerah.
"Saya saat itu menyerah, ini masalah, saya pernah berpikir ini sangat sulit, kamu tidak pernah tahu, kanker itu tidak bisa diprediksi. Mendengar kanker ini, anak saya yang paling khawatir. Mereka berpikir kanker adalah kematian. Dia bilang saya akan mati tapi nyatanya tidak," ucapnya.
ADVERTISEMENT
Dukungan orang-orang sekitar membuat Malou bangkit. Dia berpikir, semua orang pasti mengalami masa-masa 'kritis' termasuk dirinya.
"Saya tidak tak pernah menyangka ini terjadi dalam hidup saya. Tapi tak ada sesuatu yang terjadi tanpa alasan. Setelah kemoterapi, saya bilang, ya saya oke," kata ibu 3 putra ini.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020