Mengenal Wuling Mini EV, Mobil Listrik di Bawah Rp 100 Juta yang Dijajal Luhut
ยทwaktu baca 3 menit

Saat meninjau pabrik otomotif Wuling di Cikarang pada Kamis (30/9), Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyempatkan diri untuk menjajal mobil listrik Wuling, yakni Hongguang Mini EV.
Wuling Hongguang Mini EV merupakan mobil listrik dengan banderol terjangkau. Mengacu laman resmi, harganya dijual mulai dari Rp 61,5 jutaan sampai paling mahal 82,8 jutaan. Hongguang Mini EV memang menjadi salah satu mobil listrik paling laris di dunia, bahkan sempat mengalahkan Tesla Model 3.
Sejak diluncurkan pada 2020, mobil listrik mungil Hongguang MINI EV telah mencatatkan penjualan lebih dari 370 ribu unit di seluruh dunia.
Pada momen kunjungan ke pabrik Wuling itu, Luhut mematok target agar Wuling sudah bisa memproduksi mobil listrik untuk pasar Indonesia, paling lambat akhir 2022.
"Kalau bisa dipasarkan secepatnya, akhir 2022, agar masyarakat bisa beralih ke mobil listrik lebih cepat," kata Luhut saat mengunjungi PT SGMW Motor Indonesia (Wuling) di Karawang, Jawa Barat, Kamis (30/9).
Spesifikasi mobil listrik Wuling Hongguang Mini EV
Sejauh mata memandang dimensinya terlihat mungil. Ukurannya saja memiliki panjang 2.917 mm, lebar 1.493 mm, tinggi 1.621 mm, dan jarak sumbu roda 1.940 mm.
Meski kecil, kabinnya ternyata mampu muat 4-penumpang dewasa sekaligus. Tapi baris belakangnya tanpa headrest dan model joknya punya konfigurasi pelipatan menyeluruh, alias tidak bisa dipisah 50:50.
Wuling Hongguang Mini EV dibekali motor listrik yang menjanjikan tenaga 27 dk yang mendapat pasokan daya dari baterai berkapasitas 13,8 kWh.
Kecepatan puncaknya bisa mencapai 100 km/jam. Daya jelajahnya juga terbilang jempolan. Dalam sekali pengisian baterai bisa menjangkau sekitar 170 km, sudah barang tentu bakal cocok jadi alternatif mobil perkotaan.
Baterainya itu juga sudah disematkan teknologi Battery Management System (BMS) pintar, yang bisa menyesuaikan kondisi terhadap suhu rendah. Keseluruhan insulasinya juga sudah lolos serangkaian 16 uji keselamatan termasuk pengetesan anti air maupun debu.
Soal kualitas maupun kondisi terkini baterai pun bisa dipantau melalui aplikasi di smartphone.
Untuk memenuhi kebutuhan listriknya, Wuling menawarkan 2 pilihan kapasitas baterai. Pertama ada baterai lithium-ion berkapasitas 9,3 kWh dan mampu melaju sejauh 120 kilometer. Lalu yang kedua, ada baterai lithium-ion berkapasitas 13,9 kWh dan memiliki kemampuan jelajah hingga 170 kilometer.
Mengenai fitur keselamatan, Wuling membuat Hongguang Mini EV dengan struktur rangka baja yang kuat. Soal peranti keselamatannya selain sabuk keselamatan, juga sudah ada rem Anti Lock Braking System (ABS), Electronic Brake-force Distribution (EBD), Tire Pressure Monitoring System, sensor parkir, maupun jok belakang ISOFIX.
Lantas, akankah nantinya Wuling Hongguang Mini EV ini benar dipasarkan di Indonesia? Menarik untuk ditunggu.
