Mengintip Profil & Harta Kekayaan Bupati Meranti yang Sebut Kemenkeu Diisi Iblis

12 Desember 2022 14:26 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
8
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Bupati Kepulauan Meranti, Muhammad Adil yang lagi viral sebut  Kemenkeu sebagai iblis dan setan. Foto: Instagram/@muhammad_adil_riau
zoom-in-whitePerbesar
Bupati Kepulauan Meranti, Muhammad Adil yang lagi viral sebut Kemenkeu sebagai iblis dan setan. Foto: Instagram/@muhammad_adil_riau
ADVERTISEMENT
Bupati Kepulauan Meranti, Muhammad Adil menyebut Kementerian Keuangan (Kemenkeu) diisi iblis dan setan. Pernyataan itu ia lontarkan saat meminta jawaban perihal asumsi harga minyak USD 100 per barel.
ADVERTISEMENT
Hal itu ia sampaikan pada Rapat Koordinasi Nasional Optimalisasi Pendapatan Daerah di Pekanbaru, Riau, Kamis (8/12). Dalam acara itu, turut hadir pula perwakilan dari Kemenkeu, Dirjen Perimbangan Keuangan Lucky Alfirman.
Bahkan Adil juga turut mengancam untuk angkat senjata dan bergabung dengan Malaysia jika pemerintah pusat tidak membagi DBH minyak bumi secara adil.
“Semenjak konflik Rusia dan Ukraina, (harga) minyak naik, tapi kok (pendapatan Meranti) turun? Dan untuk bapak ketahui, tahun ini kami hanya terima Rp 115 miliar, naiknya cuma Rp 700 juta saja. Padahal liftingnya naik, asumsi 100 dolar AS per barel. Lah, naiknya cuma Rp 700 juta?,” ungkap Adil saat itu.
Adil merupakan politikus asal Riau yang saat ini menjabat sebagai Bupati Kepulauan Meranti periode 2021-2024. Sebelumnya ia menjabat sebagai Anggota DPRD Provinsi Riau 2 periode yaitu periode 2014-2018 hingga terpilih lagi periode selanjutnya yaitu 2019-2020.
ADVERTISEMENT

Jumlah Kekayaan Bupati Kepulauan Meranti Justru Turun di 2021

Namun di periode kedua ini, beliau hanya setahun menjabat sebagai Anggota DPRD Provinsi Riau karena beliau maju sebagai Calon Bupati Kepulauan Meranti periode 2021-2024.
Adil juga merupakan lulusan S1 dan S2 di Universitas Lancang Kuning Pekanbaru. Berdasarkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) di elhkpn.kpk.go.id, tercatat kekayaan Adil sebesar Rp 4,78 miliar di 2021.
Jumlah tersebut turun 0,31 persen atau berkurang Rp 15,12 juta dari kekayaannya di 2020 yang sebesar Rp 4,8 miliar.
Harta kekayaan Adil di 2021 terdiri dari tanah dan bangunan senilai Rp 4,36 miliar. Kemudian, harta alat transportasi dan mesin Rp 174 juta dan harta kas atau setaranya Rp 244 juta.
Sementara di 2020, harta kekayaan Adil terdiri dari tanah dan bangunan Rp 4,39 miliar yang tersebar di empat titik wilayah seperti di Kepulauan Meranti, Bengkalis, dan Pekanbaru.
ADVERTISEMENT
Selanjutnya ada juga harta transportasi dan mesin dengan total Rp 192 juta. Rinciannya, 3 motor Honda tahun 2014, 2015, dan 2018, 1 mobil Honda Brio tahun 2015 dan 1 motor Kawasaki tahun 2017.