Kumparan Logo

Mengintip Rencana PLN Bikin Sistem Canggih untuk Pelanggan Milenial

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Permintaan Token listrik PLN gratis via WhatsApp. Foto: Dok. PLN
zoom-in-whitePerbesar
Permintaan Token listrik PLN gratis via WhatsApp. Foto: Dok. PLN

PLN memastikan bakal meningkatkan pelayanannya kepada para pelanggan. Sistem canggih sudah disiapkan dengan mengedepankan perkembangan teknologi.

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril mengungkapkan, salah satu yang dikembangkan adalah Smart Home. Smart Home memungkinkan pelanggan bisa mengontrol fasilitas yang membutuhkan energi listrik melalui aplikasi di handphone.

“Misalnya seperti yang kita sudah kembangkan di beberapa tempat yaitu itu Smart Home yaitu pelanggan yang milenial dan middle class pingin yang cepat dan nyaman, officceless lah. Kalau mau matikan cukup klik, sudah mati. Bisa kontrol pemakaian AC dan energi sistem. Kita akan beralih ke sana,” kata Bob saat siaran secara virtual di kumparan, Jumat (19/6).

kumparan post embed

Bob menilai layanan tersebut bisa mempermudah pelanggan menjalankan aktivitasnya sehari-hari. Pelanggan bisa mengontrol penggunaan listrik seperlunya saja. Pengendalian penggunaan juga bisa dilakukan dari luar rumah.

“Misalnya cuci baju, (mesin cuci) jam sekian harus nyala (otomatis). Kedua, misalnya capek nih, mau pulang ke rumah. AC rumah (saat akan pulang) dinyalain dulu dari mobil, biar sampai rumah sudah dingin. Itu driven demand yang akan kita ciptakan,” ujar Bob.

Bob menjelaskan para pelanggan sudah bisa mulai mendaftar layanan Smart Home. Selain itu, layanan lainnya yang bakal dikembangkan adalah PLN mobile. Rencananya dalam waktu 1 sampai 2 bulan ke depan layanan itu sudah bisa dinikmati.

“Kita ke depan ada new mobile PLN, bisa dalam satu genggaman untuk kemudahan pelanggan kita. Misalnya buat bayar rekening, lihat pemakaiannya bisa dilihat di gadget. Kayak aplikasi untuk mudahkan layanan,” ungkap Bob.

Ilustrasi gardu listrik PLN. Foto: Nugroho Sejati/kumparan

Bob menuturkan setiap layanan yang dikembangkan harus memperhatikan kebutuhan pelanggan. Ia tidak mau membangun teknologi baru tetapi tidak berdampak atau tidak diperlukan oleh pelanggan.

Selain itu, Bob memastikan peningkatan layanan juga bakal disesuaikan dengan perkembangan teknologi yang ada. Ia menuturkan perlahan teknologi memang sudah diterapkan baik untuk pelanggan maupun karyawan PLN.

“Jadi bagaimana manfaatkan teknologi untuk pekerja pegawai. Misalnya WFH absensi buat deteksi dengan IT. Segi lain, kita ke depan kemarin kejadian catat meter. Kita udah terapkan teknologi WhatsApp kan yang dikirim, kita verifikasi,” tutur Bob.