Menhub: Pengguna Transportasi Darat dan Laut saat Mudik Naik 7 Persen

5 Juni 2019 16:04 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Menteri Perhubungan, Budi Karya meninjau Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur Foto: Ferry Fadhlurrahman/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Perhubungan, Budi Karya meninjau Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur Foto: Ferry Fadhlurrahman/kumparan
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyebut jumlah pemudik yang menggunakan transportasi laut dan darat meningkat 7 persen. Sedangkan pengguna transportasi udara, kata dia, sedikit menurun dibanding lebaran tahun 2018.
ADVERTISEMENT
"Darat laut udara. Laut naik di atas 7 persen, kereta api naik 7 persen. Darat mestinya lebih dari 7 persen bisa 10-15 persen. Semuanya naik. Udara yang turun sedikit. Average 7 persen," kata Budi saat menghadiri open house di kediaman Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Rabu (5/6).
Budi mengatakan selain karena faktor tiket pesawat mahal, pemudik ingin mencoba transportasi darat karena jalur tol yang sudah bagus.
Menhub Budi Karya Sumadi Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
"Kombinasilah. Satu harga, kedua jalan tol bagus, lautnya juga alternatifnya banyak sekali," tuturnya.
Selain itu, adanya program mudik gratis yang diadakan instansi pemerintah dan BUMN sangat membantu mengurangi jumlah volume kendaraan pribadi saat mudik.
"Kalau jumlah pemudik turun kelihatannya salah. Karena jumlah pemudik turun karena jumlah penggunaan bus gratis banyak sekali. Di Jakarta ada 400 ribu, Jawa Timur ada 275 ribu, Jawa Tengah 130 ribu. Hampir 1 juta, jadi memang shifting. Tapi ini kan lebih baik," kata dia
ADVERTISEMENT
Karena itu, Budi berencana akan meningkatkan program mudik gratis di lebaran tahun 2020. Melalui program itu, kata dia, banyak masyarakat terbantu untuk pulang kampung.
"Saya bahkan tahun depan akan meningkatkan lagi jumlah mudik gratis. Karena banyak masyarakat golongan D yang membutuhkan itu. Bahkan mereka sudah 3 tahun berturut-turut ikut dari format itu. Jadi tiap tahun bisa pulang ke kampung," tutupnya.