Kumparan Logo

Menhub Undang Investor Bangun Dermaga di Sanur dan Nusa Penida Bali

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menhub Budi Karya saat mengunjungi dermaga penyebrangan internasional di Pantai Matahari Terbit, Sanur, Denpasar, Bali. Foto: Denita Br Matondang/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menhub Budi Karya saat mengunjungi dermaga penyebrangan internasional di Pantai Matahari Terbit, Sanur, Denpasar, Bali. Foto: Denita Br Matondang/kumparan

Bali tengah membangun sebuah dermaga penyebrangan internasional di Pantai Matahari Terbit, Sanur, Denpasar, Bali. Presiden Joko Widodo merestui ide ini.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mewakili pemerintah pusat mengunjungi dermaga penyeberangan ini. Biasanya, di pantai ini memang menjadi salah satu akses utama bagi turis asing menuju Nusa Penida dan Nusa Lembongan di Kabupaten Klungkung.

Budi menilai jalur transportasi laut ini kurang diakomodasi dengan baik. Pantauan kumparan, memang belum ada fasilitas penyeberangan yang memadai. Misalnya, tempat kapal bersandar.

Lanjut Budi, pembangunan dermaga ini akan dibiayai APBN dan didukung oleh skema Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU).

“Kita lihat ini potensial ada satu kegiatan yang terakomodasi dengan baik, desain sudah ada, ada rencananya, akan kita finalkan nanti dengan APBN dan KPBU,” kata Budi saat mengunjungi proyek dermaga ini, Jumat (26/7).

Ia mengatakan, para investor baik swasta dalam negeri dan luar negeri akan diundang. Harapannya, dermaga ini akan memiliki standar pelayanan internasional.

Menhub Budi Karya saat mengunjungi dermaga penyebrangan internasional di Pantai Matahari Terbit, Sanur, Denpasar, Bali. Foto: Denita Br Matondang/kumparan

“Kita ingin swasta yang masuk ke Bali ini punya standar internasional jadi kita undang. Sebagai contoh Bandara Labuan Bajo kita undang investor dari Singapura, Perancis, ada dari Jepang, Korea. Nah, ini begitu ini juga kita kombinasikan,” kata Budi.

Budi mengatakan, fasilitas dermaga internasional yang akan dibangun ini diharapkan dapat menambah masa inap turis asing di Bali.

“Justru ini kalau turis sudah datang ini kita mau menambah length of staynya. Oleh karenanya kita menambah conveniency mereka dari Nusa Penida itu mesti lebih baik. Kalau sekarang satu tahun misal 7 juta, dengan seperti ini jadi 3 juta,” ujar dia.

Di tempat yang sama, Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan, pembangunan proyek ini akan dimulai pada tahun 2020. Pemda akan menyumbangkan tanah untuk pengembangan dermaga.

Wisatawan menunggu keberangkatan dengan kapal cepat untuk berlibur ke Pulau Nusa Lembongan dan Nusa Penida di Pantai Sanur, Denpasar, Bali, Minggu (30/12/2018). Foto: ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo

“Ada tanah di sini, tanah provinsi, tentu kita berharap maksimalnya adakah dari APBN dan skemanya tadi bagus juga, ada tawaran KPBU sehingga itu bagus. Kan ini kan memang akan diuntungkan, dinilai ekonomi. Jadi saya kira harus dikelola secara baik,” ujar dia.

Dia mengatakan, bagi Bali sendiri ada tiga target yang ingin diperoleh dari pengembangan dermaga baru.

“Pertama, kepentingan masyarakat lokal Nusa Penida yang hilir mudik dari Nusa Penida ke Denpasar,” ungkap Koster.

Gambar rencana pembangunan dermaga penyebrangan internasional di Pantai Matahari Terbit, Sanur, Denpasar, Bali. Foto: Denita Br Matondang/kumparan

Kedua, dermaga baru akan memperlancar moda transportasi warga Bali yang akan mengadakan upacara keagamaan ke Nusa Penida.

“Ketika ada piodalan dan upacara adat Pura Data Gede. Itu se-Bali masyarakat ke Nusa Penida. Ini pelayanan transportasinya belum memadai. Sampai perempuan harus naik-naikin kainnya untuk bisa menyerang,” ujar dia.

Ketiga, destinasi di Nusa Penida semakin berkembang. “Banyak sekarang wisatwan dengan kondisi begini masih tertarik datang ke Nusa Penida. Untuk itu harus diberikan pelayanan dermaga yang layak dan memadai. Mumpung mau dibangun ini sekaligus dengan standar internasional,” ujar koster.