Menhub Ungkap Ada Calon Pelanggan Potensial di Bengkel Pesawat Kertajati
·waktu baca 2 menit

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, mengatakan saat ini sudah ada calon pelanggan potensial yang akan menggunakan fasilitas Maintenance, Repair and Operation (MRO) atau bengkel pesawat yang akan dikembangkan di Bandara Kertajati.
“Kan ini nanti, itu kan ketika mereka berencana membangun tentunya mereka sudah melakukan prospek terhadap beberapa potensial customer untuk melakukan MRO di Kertajati,” kata Dudy ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat pada Rabu (23/4).
Untuk tahap awal, Dudy mengatakan fasilitas MRO Bandara Kertajati akan mulai dibangun tahun ini dan akan dioperasikan oleh Garuda Maintenance Facility (GMF).
“Khusus untuk yang rotary, helikopter rotary (di awal operasional), Garuda Maintenance Facility, anak perusahaannya Garuda,” ujarnya.
Ke depan, fasilitas MRO di Bandara Kertajati memiliki potensi untuk dapat menjadi bengkel bagi pesawat sayap tetap, pesawat komersial, sampai pesawat kargo.
Tak hanya membangun fasilitas MRO, Dudy juga menyebut Bandara Kertajati akan menjadi Aeropark yang memiliki ekosistem aviasi secara lengkap.
“Itu nanti akan ada lagi fasilitas-fasilitas lain yang ingin dikembangkan di Kertajati. Harapannya supaya mengoptimalkan Kertajati,” kata Dudy.
“Kita tetap mengupayakan beberapa strategi kita harapkan dari pengelola Bandara Kertajati bisa punya strategi-strategi yang inovatif lah ya,” lanjutnya.
Selain itu, Dudy mengatakan nantinya Bandara Kertajati juga akan difungsikan agar dapat menjadi bandara untuk penerbangan bagi jemaah umrah.
“Kita sedang mengupayakan supaya seperti untuk umrah bisa dilakukan juga di Kertajati. Dari situ kita harapkan bisa ada pertumbuhan atau optimalisasi bandar internasional,” ujarnya.
