Menjajal Visa Contactless Payment di Singapura: Untung Waktu dan Hemat Tenaga

16 Maret 2023 18:48
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Pengalaman menggunakan Visa contactless di Singapura.  Foto: Retyan Sekar/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pengalaman menggunakan Visa contactless di Singapura. Foto: Retyan Sekar/kumparan
Contactless payment atau pembayaran nirsentuh berkembang masif sebagai pilihan transaksi di era digital. Meningkatnya transaksi contactless secara global makin mengurangi keperluan membawa uang cash.
Lewat contactless, konsumen tak perlu memasukkan PIN atau code apa pun. Singkatnya, tap to pay atau hanya melakukan tap maka transaksi langsung berhasil.
Penggunaan contactless payment juga semakin meningkat di dunia saat pandemi melanda hingga menuju transisi pascapandemi. Dari data Visa Consumer Payment Attitudes Study 2021, 90 persen masyarakat di lebih dari 20 negara di dunia telah melakukan transaksi contactless.
Di Asia Tenggara, Singapura tertinggi dengan tingkat penetrasi transaksi contactless sebesar 96 persen. Disusul Myanmar dengan 50 persen dan Filipina sebesar 30 persen. Sedangkan di Indonesia 1,3 persen.
Lantas, apa benar transaksi contactless lebih efektif dan aman?
Pengalaman menggunakan Visa contactless di Singapura. Foto: Retyan Sekar/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pengalaman menggunakan Visa contactless di Singapura. Foto: Retyan Sekar/kumparan
kumparan berkesempatan melakukan transaksi dengan metode contactless di Singapura pada 14 hingga 15 Maret 2023. Selama dua hari tersebut, uang cash sama sekali tak dibutuhkan.
Pada hari pertama, kumparan berkeliling Singapura menggunakan moda MRT, dengan jalur North South Line dan East West Line. Lewat North South Line, berkeliling di kawasan Orchard dan Plaza Singapore hingga Merlion Park. Sementara di East West Line, lokasi yang dikunjungi adalah Bugis Street.
Selain menggunakan MRT, bus bisa jadi moda transportasi alternatif buat berkeliling Singapura.
Pengalaman menggunakan Visa contactless di Singapura. Foto: Retyan Sekar/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pengalaman menggunakan Visa contactless di Singapura. Foto: Retyan Sekar/kumparan
Pengalaman menggunakan Visa contactless di Singapura. Foto: Retyan Sekar/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pengalaman menggunakan Visa contactless di Singapura. Foto: Retyan Sekar/kumparan
MRT dan Bus di Singapura menerima pembayaran Visa contactless. Namun, khusus transportasi online masih harus memasukkan nomor kartu credit.
Transaksi contactless dapat dilakukan di setiap toko dan supermarket yang memiliki mesin contactless. Di tempat-tempat yang kumparan kunjungi, semua toko dan supermarket memiliki mesin tersebut.
Selain menggunakan kartu bentuk fisik atau plastik, bukan hal baru bagi warga Singapura untuk melakukan contactless payment dengan aplikasi di smartphone atau smartwatch mereka. Proses transaksi yang dilakukan juga tidak memakan waktu lebih dari 1 detik.
Pengalaman menggunakan Visa contactless di Singapura.  Foto: Retyan Sekar/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pengalaman menggunakan Visa contactless di Singapura. Foto: Retyan Sekar/kumparan
Transaksi contactless memiliki lapisan keamanan dengan chip di dalamnya, sehingga kartu tidak membutuhkan PIN yang bertujuan untuk meminimalisir terjadinya peretasan.
"Dan itu dilakukan karena mindset ingin mengurangi penggunaan cash sebesar mungkin. Kadang kita merasa sudah contactless, padahal masih harus isi PIN dan sebagainya, sedangkan contactless yang sebenarnya tinggal 'Hai, aku mau tap kartu dan selesai'," ujar Group Country Manager Visa untuk Regional Asia Tenggara, Tareq Muhmood.
Selama pengalaman kumparan, transaksi contactless menghilangkan kebutuhan menarik uang tunai dari ATM, tanpa perlu menyimpan uang di dompet, dan tak perlu juga menggunakan kartu fisik atau plastik. Ini membuat transaksi lebih cepat, menghemat waktu hingga tenaga sehingga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan lainnya.