Kumparan Logo

Menkes Sebut Iuran BPJS Kesehatan Akan Naik di 2026, Besarannya Sedang Dihitung

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyapa wartawan setibanya di kediaman Presiden Terpilih Prabowo Subianto, Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (14/10/2024).  Foto: Aprillio Akbar/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyapa wartawan setibanya di kediaman Presiden Terpilih Prabowo Subianto, Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (14/10/2024). Foto: Aprillio Akbar/ANTARA FOTO

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin membuka opsi penyesuaian iuran BPJS Kesehatan. Ia menyebut, per tahun 2026 ada kemungkinan iuran BPJS bakal dinaikkan.

Budi mengatakan, di tahun 2025 diprediksi keuangan BPJS Kesehatan masih mampu untuk membiayai layanan kesehatan masyarakat di Indonesia tanpa kenaikan iuran. Namun, di 2026 perlu ada penyesuaian iuran.

Saya sudah bilang ke bapak [Presiden Prabowo], kalau hitungan kami dan bu Menkeu di 2025 harusnya aman. Di 2026 kemungkinan mesti ada adjustment dari tarifnya," kata Budi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (5/2).

instagram embed

"Rencananya [penyesuaian tarif] di 2026. Tapi sedang dikerjakan Kementerian Keuangan, BPJS, dan Kementerian Kesehatan," sambung dia.

Soal angka kenaikan iurannya, Budi Gunadi mengatakan masih dalam tahap perhitungan. Dia dan Sri Mulyani sudah mulai insentif untuk membahas hal tersebut.

"Belum, belum ada angkanya. Makanya mesti hadap beliau. Tapi sudah dikasih waktunya nanti aku sama Bu Ani," ucapnya.