Mentan Amran Gandeng China Kejar Swasembada Bawang Putih

Kementerian Pertanian (Kementan) menyiapkan sejumlah langkah untuk mencapai swasembada bawang putih, salah satunya kerja sama dengan China.
Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan kerja sama itu mencakup persoalan benih dan sudah disepakati Menteri Pertanian China.
“Kami kerja sama...menterinya sangat setuju. Dari China (benih) kemudian kita bekerja kolaborasi,” kata Amran di kediamannya, Jakarta Selatan, Minggu (8/11).
Amran menyebut hasil panen nanti tidak hanya untuk kebutuhan Indonesia dan China, tetapi juga membuka peluang ekspor ke negara lain. Ia juga menyebut sejumlah daerah yang menjadi fokus penanaman yakni Lombok, Jawa Tengah, hingga Sumatera.
“Dan itu bukan untuk kepentingan China dan Indonesia saja, tapi ini bisa diekspor ke negara lain. Jadi itu commitment saya dengan Menteri Pertanian China. Kita (tanam) di Sembalun, Jawa Tengah, Temanggung, kemudian Sumatera,” ujarnya.
Target Swasembada 3-4 Tahun
Sebelumnya, Kementan menargetkan swasembada bawang putih tercapai dalam 3 hingga 4 tahun ke depan. Untuk itu, pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp 400 miliar melalui skema bantuan pembibitan bagi petani.
Dana tersebut dipakai untuk skema bridging bibit dengan nilai bantuan hingga Rp 75 juta per hektare. Pemerintah juga akan meminjamkan bibit kepada petani.
Setelah panen, petani mengembalikan bibit sebesar 1,5 kali jumlah yang diterima dan sisanya boleh dijual bebas.
