Kumparan Logo

Mentan Amran Kirim 200 Pompa ke Kalimantan untuk Padamkan Karhutla

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Pertanian Amran Sulaiman memberikan keterangan pers usai bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (18/6/2026).  Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Pertanian Amran Sulaiman memberikan keterangan pers usai bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (18/6/2026). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman merespons kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Sumatera dan Kalimantan. Amran mengaku telah menerima perintah langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk mengirimkan bantuan berupa pompa air guna membantu pemadaman api.

Bantuan tersebut, kata Amran, sudah didistribusikan ke empat provinsi di Kalimantan. Masing-masing 50 unit untuk Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Barat. Sehingga total berjumlah 200 unit.

"Pompanya sudah dikirim... langsung kita kirim untuk memadamkan karhutla," ujar Amran di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Kamis (27/8).

Amran menambahkan, pompa-pompa tersebut tidak akan menganggur begitu kebakaran berhasil diatasi. Alat itu nantinya dialihfungsikan untuk mendukung irigasi bagi petani dan pekebun di wilayah-wilayah yang telah menerima bantuan.

"InsyaAllah setelah pemadaman, itu bisa difungsikan juga untuk irigasi pekebun dan petani," kata Amran.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman tinjau Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa (BALITTRA) di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Rabu (17/10/2018). Foto: Abdul Latif/kumparan

Selain itu, Amran bakal mengecek lahan pertanian dan perkebunan yang terdampak. Namun hingga saat ini, ia menyebut belum ada laporan resmi mengenai kerusakan di sektor tersebut.

"Sampai sekarang belum ada laporan, tapi nanti kami cek," ucapnya

Sebelumnya, Prabowo telah meninjau langsung lokasi kebakaran di Kalimantan Barat pada Sabtu (22/8) dan meminta penambahan peralatan serta personel untuk memperkuat penanganan karhutla.

Secara nasional, total lahan yang terbakar hingga 22 Agustus 2026 mencapai 64.341 hektare, dengan 48.656 titik panas (hotspot) terdeteksi, 7.872 di antaranya dikonfirmasi sebagai titik api aktif.