Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
28 Ramadhan 1446 HJumat, 28 Maret 2025
Jakarta
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45
Mentan Amran Sebut Harga Cabai Tinggi karena Masalah Distribusi
6 Maret 2025 15:53 WIB
·
waktu baca 2 menit
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
“Kami minta kepada teman-teman agar distribusinya. Ada kemarin Rp 200 ribu turun menjadi Rp 100 ribu, ini distribusi,” kata Amran ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat pada Kamis (6/3).
Untuk harga cabai dan pangan lain, Amran juga mengungkap kenaikan harga tidak semata-mata hanya disebabkan produksi yang kurang. Hal ini karena beberapa komoditas justru menunjukkan kenaikan dalam hal produktivitas.
“Satu contoh beras kita tidak ada alasan naik, tapi naik 2 persen. Kami langsung turun ke lapangan, ini nggak boleh terjadi. Kenapa? Produksi (beras) kita naik 52 persen, stok kita banyak. Terus, celah alasannya apa lagi? Kalau dulu kan stok kurang, produksi kurang. Sekarang, semua terpenuhi, tidak ada alasan naik,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
Terkait harga pangan, Amran juga menegaskan agar tidak ada pengusaha yang boleh menjual harga pangan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Nantinya Amran juga akan menindak pengusaha yang menjual pangan di atas HET.
“Sama dengan cabai, sama dengan minyak goreng. minyak goreng, kita produsen terbesar dunia. Kenapa harga naik sedikit? Sedikit sih naiknya, tidak seperti tahun lalu. Tetapi itu nggak boleh. Sedikit pun tidak boleh. Tidak boleh menjual pangan di atas HET,” kata Amran.