Kumparan Logo

Mentan Amran Sebut Produksi Padi di Merauke Capai 7 Ton per Hektare

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mentan Amran Sulaiman saat menjadi pembicara Executive Course on Strategic Management and Leadership (Cohort) di Gedung Kementerian Pertahanan. Foto: Dok. Kementan
zoom-in-whitePerbesar
Mentan Amran Sulaiman saat menjadi pembicara Executive Course on Strategic Management and Leadership (Cohort) di Gedung Kementerian Pertahanan. Foto: Dok. Kementan

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan, lahan sawah seluas 10 ribu hektare (ha) yang berlokasi di Merauke, Provinsi Papua sudah menghasilkan 6-7 ton padi per ha. Status kawasan tersebut masih dalam rencana sebagai di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Menurut Amran, pengembangan proyek lahan sawah di Merauke ini telah dimulai sejak 2017 lalu. Lahan seluas 10 ribu ha itu kini mulai membuahkan hasil.

"Yang jelas kita mulai ada oplah yang pernah kita kerjakan di 2017 itu ternyata cukup bagus hasilnya ada produksi 6-7 ton [per ha]," katanya di Istana Presiden, Jakarta Pusat, Kamis (1/8).

Buruh tani menanam padi di area persawahan Tamarunang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Kamis (16/6/2022). Foto: Arnas Padda/ANTARA FOTO

Luas lahan sawah nantinya akan terus dikembangkan hingga 40 ribu ha. Amran juga menjelaskan, pengembangan untuk meningkatkan produksi padi ke depan akan bekerja sama dengan perusahaan BUMN sektor pangan.

"Itu nanti beberapa perusahaan [BUMN] yang ikut. BUMN nanti yang jadi leader-nya BUMN pangan. Nanti kita lihat ke depan," ujarnya.

Saat ini Kementerian Pertanian sedang fokus untuk merawat dan perluasan lahan sawah yang telah dikembangkan sejak beberapa tahun tersebut. Mentan mengupayakan agar panen padi di lahan tersebut bisa produksi 2-3 kali per tahun.

"Sekarang sudah 10 ribu selesai. Sekarang ini potensi per hektare aja 6-7 ton dulu, ke depan bisa 8 ton [per ha]. Produksi per hektare cukup bagus," tambah Amran.

instagram embed