Kumparan Logo

Mentan Sidak Pompanisasi di Karawang, Indeks Tanam Naik Jadi 3 Kali Setahun

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mentan Amran saat sidak di Karawang, Senin (31/8/2026). Foto: Argya Maheswara/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Mentan Amran saat sidak di Karawang, Senin (31/8/2026). Foto: Argya Maheswara/kumparan

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menggelar inspeksi mendadak (sidak) terkait program pompanisasi ke area persawahan di Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Program ini disebut mampu mendongkrak Indeks Pertanaman (IP) sekaligus target produksi padi di wilayah tersebut.

Amran menjelaskan, berkat tambahan pasokan air dari pompanisasi, IP di kawasan itu naik dari 2 kali menjadi 3 kali tanam dalam setahun. Lahan yang sebelumnya sulit digarap saat musim kering kini bisa kembali dimanfaatkan.

"Dulu tanam dua kali, bisa tiga kali. Padahal ini dekat dari Jakarta, ini Jawa Barat. Nanti kita sisir, seluruh Jawa dan luar Jawa. Kita sisir, semua yang ada sumber air kita pasangkan pompa," kata Amran saat sidak di Karawang, Senin (31/8).

Lokasi yang ia kunjungi memiliki luas sekitar 3.000 hektare. Menurutnya, jika produktivitas mencapai 7 ton gabah per hektare, potensi tambahan pendapatan petani bisa signifikan.

Mentan Amran saat sidak di Karawang, Senin (31/8/2026). Foto: Argya Maheswara/kumparan

"Tiga ribu hektar kalau 7 ton itu ada tambahan Rp 136 miliar pendapatan dengan asumsi harga (gabah) Rp 6.500 per kg," ujarnya.

Selain mendorong frekuensi tanam, Amran menargetkan peningkatan produktivitas padi di Karawang melalui metode Pertanian Modern-Advanced Agriculture System (PMAAS).

Dengan produktivitas rata-rata saat ini di kisaran 7 ton per hektare, ia menilai masih ada ruang besar untuk digenjot lewat metode baru tersebut.

"Ini bisa naik 11-12 ton dengan metode baru. Ya kita upayakan," pungkasnya.

Mentan Amran saat sidak di Karawang, Senin (31/8/2026). Foto: Argya Maheswara/kumparan