Kumparan Logo

Menteri Basuki Siapkan 10 Paket Perbaikan Jalan Nasional di Lampung

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Jokowi berganti mobil Land Cruiser saat sedang meninjau ruas jalan Seputih Raman-Seputih Banyak-Simpang, Lampung, Jumat (5/5/2023). Foto: Laily Rachev/Biro Pers Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Jokowi berganti mobil Land Cruiser saat sedang meninjau ruas jalan Seputih Raman-Seputih Banyak-Simpang, Lampung, Jumat (5/5/2023). Foto: Laily Rachev/Biro Pers Sekretariat Presiden

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) menyiapkan sepuluh paket pekerjaan preservasi atau pemeliharaan jalan rusak dan jembatan tahun 2023. Pekerjaan ini ditangani Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Lampung.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono berharap, akses jalan yang semakin baik bakal mendukung perekonomian masyarakat sekitar. “Kami harap konektivitas yang semakin baik bakal meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah dan dapat membantu percepatan pembangunan,” kata Basuki melalui keterangan tertulis, Senin (29/5)

Adapun sepuluh paket perbaikan jalan nasional Lampung tersebut meliputi preservasi jalan dan jembatan ruas Pematang Panggang-Simpang Bujung Tenuk (Simpang Penawar-Gedong Aji Baru-Rawajitu), preservasi jalan dan jembatan ruas Simpang Bujung Tenuk – Batas Kabupaten Lampung Tengah/Lampung Timur (ruas Simpang Bujung Tenuk-Terbanggi Besar).

Kemudian jalan preservasi dan jembatan ruas Batas Kabupaten Lampung Tengah/Lampung Timur-Way Jepara-Simpang Bakauheni dan Jalan preservasi dan Jembatan ruas Tegineneng-Simpang Tanjung Karang-KM 10 (Terbanggi Besar-Tegineneng-Sukadana), jalan preservasi ruas KM 10 (Panjang ) - Bakauheni (Jalan Prof Dr.Ir Sutami-Jalan Sribawono-Simpang Sribawano), jalan preservasi dan jembatan ruas Sanggi-Gedong-Tataan.

instagram embed

Kegiatan pemeliharaan jalan nasional lainnya adalah jalan preservasi dan jembatan penghubung Simpang Gunung Kemala-Sanggi, jalan preservasi dan jembatan ruas Batas Bengkulu-Simpang Gunung Kemala-Padang Tambak, preservasi jalan ruas Padang Tambak-Bukit Kemuning-Batas Sumatera Selatan, jalan preservasi dan jembatan penghubung Bukit Kemuning-Terbanggi Besar, dan preservasi jalan ruas Gedong Tataan-Jalan Monginsidi (ruas Simpang Tanjung Karang-KM 10; Simpang Tanjung Karang-Kurungan Nyawa).

Kepala BPJN Lampung Susan Novelia mengatakan program preservasi merupakan program pemeliharaan jalan yang harus dilakukan setiap tahun. Tujuannya untuk menjaga kemantapan jalan dalam kondisi baik.

“Saat ini terdapat program preservasi yang menggunakan skema long segment, yaitu skema pemeliharaan secara menyeluruh pada suatu ruas jalan dengan memperhatikan kinerja dari penyedia jasa,” kata Susan.

Susan menjelaskan, jalan nasional di Provinsi Lampung menjadi jalan arteri dan kolektor sistem jaringan jalan primer yang terkoneksi dengan Pelabuhan Bakauheni dan Provinsi Sumatera Selatan, selain Tol Bakauheni-Terbanggi Besar.

“Total jalan nasional yang menjadi kewenangan BPJN Lampung yakni sepanjang 1.298,41 km. Terdiri dari Jalan Lintas Timur sepanjang 285,18 km; Jalan Lintas Tengah 323,92 km; Jalan Lintas Barat 323,62 km; Jalan Lintas Penghubung 347,69 km ; dan Jalan Dalam Kota Bandar Lampung sepanjang 18 km,” ungkapnya.