Menteri ESDM Beberkan Upaya Percepat Transisi ke Energi Terbarukan

27 Juli 2022 21:19
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
ADVERTISEMENT
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif, mengungkapkan saat ini pihaknya sedang berupaya mempercepat transisi ke energi terbarukan. Apalagi, kata Arifin, sudah ada target yang dicanangkan untuk transisi energi tersebut.
ADVERTISEMENT
"Kami telah mengatakan peta jalan transisi energi untuk mencapai emisi nol bersih pada tahun 2060 atau lebih cepat tentunya dengan dukungan internasional," ujar Arifin dalam acara G20 Webinar Series di Hotel Grand Hyatt, Rabu (27/7).
Dalam peta jalan itu, kata Arifin, Kementerian ESDM bakal mengembangkan 600 gigawatt energi terbarukan dalam bauran energi yang berasal dari tenaga surya, hidro, panas bumi, laut, serta hidrogen. Selain itu, pihaknya juga tengah mengimplementasikan proyek percontohan untuk pengurangan emisi karbon.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
"Kami mulai mengubah kendaraan berbasis bahan bakar fosil kami menjadi kendaraan listrik-listrik dan kemudian pemanfaatan peralatan rumah tangga listrik dan implementasi pensiun dan pensiun dini telah keluar dari rencana," jelas Arifin.
Di sisi lain, Indonesia akan membangun jaringan super nusantara untuk meningkatkan pengembangan energi terbarukan, sekaligus menjaga stabilitas dan keamanan sistem kelistrikan. Arifin menyadari, perlu adanya peningkatan variasi teknologi dengan memanfaatkan peluang teknologi, seperti penyimpanan, sistem pintar, digitalisasi, hingga hidrogen hijau.
ADVERTISEMENT
"Kami mendukung roadmap transisi energi tidak hanya dari energi terbarukan, tetapi juga dari sumber daya mineral, seperti nikel, tembaga, bauksit, mangan untuk memproduksi baterai untuk kendaraan listrik, dan sebagai penyimpan rencana pembangkit energi terbarukan," pungkas Arifin.