Kumparan Logo

Menteri KP Jawab Kritik Anies soal Ekspor Pasir Laut: Beliau Belum Paham

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

Wapres Ma'ruf Amin (kedua kiri) didampingi Menteri KKP Wahyu Trenggono panen udang perdana di Taman Budidaya Udang Berbasis Kawasan di Kebumen.  Foto: Annisa Thahira Madina/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wapres Ma'ruf Amin (kedua kiri) didampingi Menteri KKP Wahyu Trenggono panen udang perdana di Taman Budidaya Udang Berbasis Kawasan di Kebumen. Foto: Annisa Thahira Madina/kumparan

Menteri Kelautan dan Perikanan (Menteri KP) Sakti Wahyu Trenggono menjawab kritik salah satu calon presiden, Anies Baswedan.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu sebelumnya mengkritik soal kebijakan ekspor pasir laut. Menurut Anies, kebijakan itu tidak sejalan dengan visi pemerintah mencegah kerusakan iklim.

Menjawab kritik itu, Trenggono menyebut justru kebijakan yang dituangkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 26 Tahun 2023 tentang pengelolaan hasil laut.

"Mungkin beliau belum paham. Kamu lihat di situ ada pulau, nah itu sedimentasi, itu timbul terus begitu besar itu sedimentasi," ujar Trenggono saat melakukan panen perdana udang di tambak Kebumen, Senin (26/6).

"Nah itu yang kita mau manfaatkan sedimentasi ini. Karena dia merusak lingkungan," sambung Trenggono.

Ia juga menyinggung soal reklamasi yang merusak lingkungan jadi perhatian dalam kebijakan teranyar ini. Menurut Trenggono, Anies sebagai yang pernah menjabat gubernur pasti memahami hal tersebut.

embed from external kumparan

"Beliau kan pernah jadi gubernur, reklamasinya saya mau tanya darimana itu? Reklamasi yang dekat waktu beliau jadi gubernur darimana bahannya? Itu ngerusak lingkungan lain atau enggak?" tuturnya.

"Ini lah aturan dibuat, mereka harus menggunakan pasir-pasir sedimentasi itu. Yang jelas itu juga merusak lingkungan, itu kita gunakan untuk reklamasi," sambung Trenggono.

***

Reporter: Annisa Thahira Madina