Kumparan Logo

Menteri Maman Akan Panggil Tokopedia & TikTok Shop Imbas Seller Center Digabung

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
TikTok Shop by Tokopedia. Foto: Aditya Panji/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
TikTok Shop by Tokopedia. Foto: Aditya Panji/kumparan

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman akan memanggil Tokopedia dan TikTok soal integrasi pengelolaan toko Tokopedia dan TikTok Shop.

Integrasi pengelolaan toko di Tokopedia dan TikTok Shop ini sempat ramai dikeluhkan oleh para penjual atau seller, terutama penjual di Tokopedia.

Meskipun Maman mengakui sejauh ini Kementerian UMKM belum menerima pengaduan dari UMKM terkait hal ini, namun pemanggilan ini nantinya ditujukan untuk meminta penjelasan dari penyedia platform terkait integrasi pengelolaan toko.

"Kita akan panggil kita akan cek nanti seperti apa,” tutur Maman di Kantor Kementerian UMKM, Jakarta Selatan, Kamis (5/6).

Salah satu tujuan Kementerian UMKM menggelar kerja sama dengan Kongres Advokat Indonesia (KAI) adalah untuk memberikan jaminan perlindungan kepada UMKM dari sisi hukum pada berbagai isu yang tengah dihadapi oleh UMKM, termasuk kemudahan operasional dalam platform online.

“Ini kan masuk dalam konteks bagaimana kita bisa melindungi ataupun membuka akses pasar seluas-luasnya kepada UMKM kita. Jangan sampai praktik korporasi antara aplikator dan lain sebagainya ini bisa memiliki impact negatif terhadap pengusaha mikro kita,” imbuh Maman.

Logo Tokopedia. Foto: Jofie Yordan/kumparan

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Kementerian UMKM dan KAI dilakukan di kantor Kementerian UMKM hari ini.

Sebelumnya unggahan Instagram tokopedia_tiktokshop banyak seller yang mengeluhkan soal integrasi pengelolaan toko Tokopedia dan TikTok Shop.

Salah satu seller Tokopedia merasa direpotkan dengan integrasi pengelolaan toko antara Tokopedia dengan pengelolaan toko TikTok Shop.

Kemudian ada juga seller yang merasa integrasi ini memaksa seller untuk berjualan di TikTok Shop, padahal sebelumnya hanya menjajakan dagangannya di Tokopedia.

Seller lain bahkan menyarankan integrasi Tokopedia dan TikTok Shop dibatalkan, sebab menurut dia ada perbedaan habbit antara pembeli di platform Tokopedia dan TikTok Shop.

Mengutip laman seller.tokopedia.com, integrasi pengelolaan toko Tokopedia dan TikTok Shop ditujukan agar bisa meningkatkan pengalaman mengoperasikan toko yang lebih optimal dan efisien.

Setelah diintegrasikan, semua aktivitas pengelolaan toko dilakukan di Tokopedia & TikTok Shop Seller Center.

“Kelola toko jadi lebih mudah, dan semua bisa kamu lakukan di satu tempat tanpa perlu pindah-pindah platform. Jangan khawatir, kamu akan tetap dapat mengatur produkmu agar tampil di Tokopedia saja, TikTok Shop by Tokopedia saja, atau langsung di kedua-duanya,” bunyi imbauan tersebut, dikutip Rabu (4/6).

Seller juga diimbau untuk menyelesaikan integrasi toko di Tokopedia dengan TikTok Shop, demi memastikan kelancaran transisi dan menghindari terganggunya penjualan produk.

instagram embed