Menteri-Wamen Prabowo Bakal Dievaluasi per 6 Bulan

Menteri dan wakil menteri (wamen) di Kabinet Merah Putih disebut akan dievaluasi setiap 6 bulan. Nantinya, menteri-wamen yang kinerjanya buruk memiliki kemungkinan untuk diganti.
Hal ini disampaikan oleh adik Presiden Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo dalam diskusi ekonomi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Menara Kadin, Jakarta Selatan pada Rabu (23/10). Hashim bilang, evaluasi pertama akan dilakukan sekitar bulan Maret atau April 2025.
“Nah ini, dan saya sudah dengar bahwa setelah 6 bulan, bulan Maret tahun depan, April tahun depan, setiap menteri dan wakil menteri akan dievaluasi,” ungkapnya.
Hashim bilang, menteri yang kurang efisien, korupsi atau kurang tenaga bisa jadi diganti dengan menteri baru. Untuk hal ini, Hashim bilang Prabowo akan bertindak tegas.
“Jadi ini kalau dalam 6 bulan pertama, ya maaf, yang kurang efisien, korup, atau kurang berdaya, atau mungkin lelah, atau kurang tenaga, ya bisa ngerti kan, akan dievaluasi dan dia orangnya tegas. Orangnya tegas, saya kira banyak yang sudah tahu,” lanjutnya.
Hal ini dilakukan agar kerja kabinet dapat mendukung berbagai target yang telah ditetapkan oleh Prabowo seperti pertumbuhan ekonomi 8 persen.
