Bisnis
·
22 Juli 2021 18:05
·
waktu baca 2 menit

Meski Terdampak Pandemi, PT ASDP Masih Cetak Laba 147 Miliar di Semester I

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Meski Terdampak Pandemi, PT ASDP Masih Cetak Laba 147 Miliar di Semester I (488332)
searchPerbesar
KMP Ferrindo 5 milik PT ASDP Indonesia Ferry beroperasi kembali. Foto: ASDP
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) masih optimistis bisa mempertahankan bisnis, meski pandemi COVID-19 sudah berlangsung lebih dari setahun.
ADVERTISEMENT
Pembatasan kegiatan selama penanganan pandemi turut memukul sektor transportasi. Dampak ini juga dirasakan ASDP dengan tergerusnya angka penyeberangan dan berujung turunnya pendapatan usaha.
Kendati begitu, Direktur Utama ASDP Ira Puspadewi mengatakan perusahaan masih membukukan pendapatan dan mampu mencetak laba bersih hingga akhir semester I 2021.
"ASDP membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp 1,69 triliun. Nilai ini 91 persen dari target RKAP 2021 sebesar Rp 1,86 triliun," jelas Ira dalam keterangan tertulis, Kamis (22/7).
Angka tersebut naik 18,4 persen dibanding realisasi semester pertama tahun lalu. Kemudian dari sisi laba, perseroan mencatatkan laba sebesar Rp 147 miliar. Laba ini mencapai 456 persen dari target RKAP yang hanya dipatok Rp 32 miliar, atau mencapai 282 persen dibanding realisasi tahun lalu yang hanya Rp 80,5 miliar.
Meski Terdampak Pandemi, PT ASDP Masih Cetak Laba 147 Miliar di Semester I (488333)
searchPerbesar
Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Ira Pusa Dewi (kanan) saat berkunjung ke kantor kumparan. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
Berdasarkan data produksi penyeberangan semester I 2021, ASDP telah melayani sebanyak 1,83 juta penumpang atau sebesar 66 persen dari target RKAP 2021 sebanyak 2,75 juta. Angka tersebut turun sebanyak 9 persen dari periode tahun lalu yang mencapai 2 juta orang.
ADVERTISEMENT
Sementara kendaraan roda dua dan tiga yang menyeberang tercatat sebanyak 1 juta unit, atau 80 persen dari target RKAP 2021 sebanyak 1,27 juta. Ini juga mengalami penurunan 9 persen dari realisasi tahun lalu sebanyak 1,26 juta unit.
Selanjutnya, kendaraan roda empat atau lebih tercatat sebanyak 1,18 juta unit. Ini mencapai 99 persen dari target sebesar 1,19 juta unit serta naik 23 persen dari tahun lalu yang hanya 960 ribu unit.
"Sedangkan untuk barang, ASDP berhasil mengangkut hingga 465 ribu ton, tercapai 82 persen dari target 565 ribu ton dan naik 18 persen dari realisasi tahun 2020 secara yoy sebanyak 395 ribu," pungkas Ira Puspadewi.