Kumparan Logo

Minyak Dunia Mahal, Harga BBM di SPBU Shell Naik

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
6
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Shell V-Power Diesel standar Euro 5. Foto: Dok. Shell
zoom-in-whitePerbesar
Shell V-Power Diesel standar Euro 5. Foto: Dok. Shell

Harga BBM di SPBU Shell naik, imbas dari mahalnya minyak dunia akibat perang Rusia-Ukraina. Harga terbaru ini berlaku sejak Selasa (1/3).

Kenaikan harga BBM di SPBU Shell ini merupakan kenaikan kedua kalinya. Terakhir, Shell menaikkan harga BBM pada awal Februari 2022.

Harga minyak dunia memang terus menanjak. Siang ini, harga minyak jenis Brent tembus USD 110 per barel, sedangkan jenis WTI AS melonjak ke USD 108,41 per barel, tertinggi sejak 2013.

VP Corporate Relations Shell Indonesia Susi Hutapea mengatakan, perusahaan memang melakukan penyesuaian terhadap harga BBM di SPBU dari waktu ke waktu dengan memperhatikan kondisi pasar yang mencakup harga minyak dunia dan Mean of Platts Singapore (MOPS). Pertimbangan lain adalah kinerja perusahaan dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan mengenai harga jual eceran BBM.

"Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan produk dan layanan yang berkualitas untuk para pelanggan melalui bahan bakar berkualitas, seperti Shell V-Power dengan Teknologi Dynaflex, yang dapat membantu membersihkan mesin dan mengurangi gesekan sehingga mesin mobil lebih terawat dan dapat bekerja dengan lebih efisien," katanya kepada kumparan, Rabu (2/3).

Kenaikan harga BBM per Maret 2022 ini berlaku di Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sumatera Utara,

Berikut Harga BBM Terbaru Shell:

Shell V-Power (RON 95) naik dari Rp 13.550 per liter menjadi Rp 14.500 per liter.

Shell V-Power Nitro+ (RON 98) naik dari Rp 13.750 per liter menjadi Rp 14.900.

Lalu untuk Shell V-Power Diesel (CN 51), harganya naik dari R 13.270 per liter menjadi Rp 14.500.

Harga BBM Shell Super (RON 92) yang tidak mengalami kenaikan yaitu 12.990 per liter. Khusus di Sumatera Utara Rp 12.500 per liter.