Minyak Mentah AS Turun Imbas The Fed Tunda Turunkan Suku Bunga Acuan

29 Februari 2024 8:04 WIB
ยท
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi minyak mentah. Foto: Artem Oleshko/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi minyak mentah. Foto: Artem Oleshko/Shutterstock
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Harga minyak mentah berjangka Amerika Serikat ditutup lebih rendah pada Rabu (28/2), setelah Federal Reserve menunda penurunan suku bunga dalam waktu dekat, sementara peningkatan stok minyak mentah AS menambah tekanan lebih lanjut.
ADVERTISEMENT
Mengutip Reuters, Minyak mentah berjangka Brent ditutup 3 sen lebih tinggi, atau naik 0,04 persen menjadi USD 83,68 per barel. West Texas Intermediate futures (WTI) AS ditutup 33 sen lebih rendah, atau turun 0,42 persen pada USD 78,54.

Batu Bara

Sedangkan harga batu bara juga naik pada penutupan perdagangan Rabu. Menurut bursa ICE Newcastle (Australia), harga batu bara kontrak April 2024 naik 0,42 persen menjadi USD 130.75 per ton.

CPO

Harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) menguat pada penutupan perdagangan Rabu. Menurut bursamalaysia.com, harga CPO kontrak Mei 2024 naik 0,22 persen menjadi MYR 3.925 per ton.

Nikel

Adapun harga nikel terpantau menguat pada penutupan perdagangan Rabu. Harga nikel berdasarkan London Metal Exchange (LME) ditutup naik 0,05 persen dan menetap di USD 17.140 per ton.
ADVERTISEMENT

Timah

Sementara itu, harga timah juga terpantau mengalami kenaikan pada penutupan perdagangan Rabu. Harga timah berdasarkan LME berakhir menguat 0,09 persen dan menetap di USD 26.100 per ton.