Kumparan Logo

Morgan Stanley Turunkan Rekomendasi Saham RI, Singgung Makan Siang Gratis

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

Ilustrasi bank investasi asal AS, Morgan Stanley. Foto: Ken Wolter/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bank investasi asal AS, Morgan Stanley. Foto: Ken Wolter/Shutterstock

Lembaga keuangan Amerika Serikat (AS), Morgan Stanley, menurunkan rekomendasinya untuk saham-saham di Indonesia menjadi underweight. Rekomendasi tersebut berlaku dalam portofolio investasi Morgan Stanley untuk pasar Asia dan pasar negara berkembang.

Mengutip Bloomberg, Rabu (12/6), melaporkan, penurunan rekomendasi itu dipengaruhi oleh kebijakan fiskal Indonesia dan penguatan dolar AS yang menimbulkan risiko investasi saham di Indonesia.

“Kami melihat ketidakpastian jangka pendek mengenai arah kebijakan fiskal di masa depan serta beberapa kelemahan di pasar Valas di tengah masih tingginya suku bunga AS dan prospek dolar AS yang kuat,” tulis ahli strategi termasuk Daniel Blake dalam catatan tanggal 10 Juni.

Sejumlah siswa menyantap makanan gratis saat simulasi program makan siang gratis di SMP Negeri 2 Curug, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (29/2/2024). Foto: Sulthony Hasanuddin/Antara Foto

Begitu juga dengan janji kampanye, presiden terpilih Indonesia Prabowo Subianto dinilai Morgan Stanley menimbulkan beban fiskal yang besar. Dengan demikian, prospek pendapatan Indonesia juga memburuk.

“Janji kampanye Presiden terpilih Indonesia Prabowo Subianto – seperti usulan pemerintah menyediakan makan siang dan susu gratis untuk pelajar, dapat menimbulkan 'beban fiskal yang besar'," tulis Morgan Stanley.

Bloomberg menilai, perubahan sikap Morgan Stanley ini terjadi ketika dolar AS mulai menujukkan tren yang lebih tinggi menjelang keputusan suku bunga The Fed di hari Rabu waktu setempat.

Sementara keputusan suku bunga Bank Indonesia ditetapkan pada minggu depan. Tercatat, hingga sore ini rupiah melemah 3,5 poin (0,02 persen) ke Rp 16.294,5 per dolar AS.