Kumparan Logo

MotoGP 2026 Jadi Berkah Hotel di Lombok, PHRI Catat Okupansi Nyaris Penuh

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pebalap Aprilia Racing Marco Bezzecchi melambaikan tangan dalam victory lap usai memenangi balapan MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, KEK Mandalika, Lombok Tengah, NTB, Minggu (11/10/2026). Foto: Ahmad Subaidi/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Pebalap Aprilia Racing Marco Bezzecchi melambaikan tangan dalam victory lap usai memenangi balapan MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, KEK Mandalika, Lombok Tengah, NTB, Minggu (11/10/2026). Foto: Ahmad Subaidi/ANTARA FOTO

Pertamina Indonesia Grand Prix 2026 diselenggarakan sejak 9-11 Oktober 2026. Dari penyelenggaraan tersebut, okupansi hotel di Lombok, NTB, tercatat mengalami peningkatan drastis.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) NTB, Ni Ketut Wolini, mencatat okupansi hampir semua hotel di Lombok penuh.

“Setiap ada perhelatan, MotoGP itu hampir semua hotel itu penuh. Terutama hotel yang bintang 3 ke atas, bintang 2 ke atas tuh memang ini, penuh gitu,” kata Wolini kepada kumparan, Minggu (11/10).

Sementara untuk hotel dengan kelas di bawah bintang 3 atau hotel melati, Wolini menjelaskan okupansinya memang tidak sampai penuh. Adapun okupansi hotel melati tercatat ada pada kisaran 60 sampai 80 persen.

“Nah cuma yang masih jadi PR kita itu kan yang hotel-hotel non-bintang atau Melati gitu mungkin ya. Tapi walaupun mereka tidak 100 persen, tapi paling tidak mereka okupansinya di atas 60 persen. Malah ada yang 80 persen,” ujarnya.

Terkait daerah, Wolini menjelaskan lokasi yang menjadi favorit wisatawan adalah hotel-hotel yang berada di sekitar Pertamina Mandalika International Circuit. Wolini memastikan hotel-hotel di wilayah itu ada dalam okupansi penuh.

Gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026 pada 9-11 Oktober 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Foto: Kemenimipas

Sementara dari segi komposisi wisatawan, Wolini menjelaskan saat ini wisatawan yang mendominasi masih lebih banyak berasal dari wisatawan lokal.

“Oh lokal, kebanyakan lokal. Ya dari luar daerah lah gitu kan. Sekarang ini kita belum buat persentasenya (lokal dan wisman) karena masih berjalan. Tapi kalau dilihat sepintas, kebanyakan lokal,” kata Wolini.

Sebelumnya, penyelenggaraan MotoGP memberikan multiplier effect yang semakin luas. Dampak ekonomi dari gelaran MotoGP di Mandalika diperkirakan mencapai hampir Rp 5 triliun, dengan keterlibatan hingga 3.000 tenaga kerja lokal serta sekitar 600 UMKM dalam ekosistem penyelenggaraan. Dampak tersebut turut dirasakan melalui meningkatnya aktivitas akomodasi, kuliner, transportasi, perdagangan, hingga sektor pariwisata lainnya.

Seorang pedagang memajang kaos serta pernak-pernik bertemakan MotoGP yang dijualnya di pinggir jalan depan sirkuit Internasional Pertamina Mandalika di KEK, Mandalika, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, NTB, Jumat (9/10/2026). Foto: Ahmad Subaidi/ANTARA FOTO

Chief Operating Officer Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menilai keberlanjutan MotoGP di Mandalika dalam lima tahun terakhir telah memberikan perubahan nyata terhadap perkembangan ekosistem pariwisata di NTB.

“Setelah lima tahun, kami melihat MotoGP memberikan pengaruh yang sangat signifikan terhadap perkembangan pariwisata di NTB. Trafik menuju Mandalika terus berkembang, diikuti pertumbuhan hotel, restoran, penerbangan, dan berbagai aktivitas ekonomi lainnya. Ini menunjukkan bahwa sebuah event internasional dapat menjadi katalis yang mendorong pertumbuhan ekosistem secara lebih luas,” ujar Dony.

Tingginya minat terhadap MotoGP juga tercermin dari meningkatnya kebutuhan konektivitas menuju NTB. Berdasarkan data InJourney Airports, terdapat 66 penerbangan tambahan di Bandara Internasional Lombok untuk mendukung peningkatan kapasitas kursi angkutan udara selama periode Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.

Tambahan tersebut terdiri atas 48 penerbangan tambahan, 11 penerbangan sewa (charter), empat penerbangan dengan penggantian pesawat berukuran lebih besar, serta tiga positioning flight. Sementara itu, tingkat hunian akomodasi di sekitar Mandalika telah mendekati 100 persen menjelang penyelenggaraan event.

instagram embed