Kumparan Logo

MRT Targetkan Akses Pejalan Kaki Bawah Tanah Bundaran HI Rampung Juni 2027

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Peninjauan Extended Concourse Bundaran HI di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Rabu (29/7/2026). Foto: Pradya Tirta/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Peninjauan Extended Concourse Bundaran HI di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Rabu (29/7/2026). Foto: Pradya Tirta/kumparan

PT MRT Jakarta (Perseroda) menyebut pembangunan extended concourse di Stasiun Bundaran Hotel Indonesia (Bundaran HI) telah mencapai sekitar 22 persen. Fasilitas pejalan kaki bawah tanah itu ditargetkan rampung dan mulai beroperasi pada Juni 2027, bertepatan dengan peringatan lima abad atau 500 tahun Kota Jakarta.

Direktur Utama MRT Jakarta Tuhiyat mengatakan, pembangunan extended concourse masih berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Perseroan optimistis proyek tersebut dapat diselesaikan tepat waktu.

“Terkait pembangunan pedestrian pejalan kaki di bawah tanah atau extended concourse, progresnya 22 persen dan kami punya target selesai Juni tahun 2027, tepat 5 abad (HUT) Jakarta,” kata Tuhiyat di Stasiun MRT Bundaran HI, Rabu (29/7).

Ia menjelaskan, extended concourse akan memperluas jaringan pejalan kaki bawah tanah yang terhubung dengan Stasiun MRT Bundaran HI. Nantinya, akses tersebut akan menghubungkan stasiun dengan Plaza Indonesia, Wisma Nusantara, hingga Halte Bundaran HI Astra.

instagram embed

Sementara itu, Direktur Pengembangan Bisnis MRT Jakarta Farchad Mahfud mengatakan sejumlah pekerjaan pendukung proyek masih terus dilakukan. Di antaranya koordinasi dengan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta terkait pemindahan pohon, serta relokasi utilitas di kawasan Plaza Indonesia.

“Pekerjaan-pekerjaan seperti pemindahan pohon kita koordinasi dengan Distamhut (Dinas Pertamanan dan Hutan Kota). Kemudian pekerjaan di sisi Plaza Indonesia alhamdulillah relokasi utilitas sebagainya sudah bisa dilaksanakan,” kata Farchad.