Kumparan Logo

MRT Tetap Beroperasi di Tengah Abu Vulkanik, Imbau Penumpang Pakai Masker

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi MRT Jakarta. Foto: Sigid Kurniawan/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi MRT Jakarta. Foto: Sigid Kurniawan/ANTARA FOTO

PT MRT Jakarta (Perseroda) memastikan layanan MRT Jakarta tetap beroperasi normal di tengah kondisi abu vulkanik yang berdampak di sejumlah wilayah Jakarta.

Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta (Perseroda), Rendy Primartantyo mengatakan pihaknya terus memantau kondisi abu vulkanik dan dampaknya terhadap operasional layanan serta fasilitas stasiun.

"MRT Jakarta terus memantau kondisi dan dampaknya terhadap operasional layanan serta fasilitas stasiun. Pelanggan MRT Jakarta diimbau untuk menggunakan masker, khususnya saat berada di area yang terdampak abu vulkanik, serta tetap berhati-hati dalam melakukan mobilitas,” ujar Rendy dalam keterangan tertulisnya, Minggu (6/9).

MRT Jakarta menyampaikan informasi lebih lanjut mengenai kondisi dan operasional layanan akan disampaikan melalui kanal resmi MRT Jakarta.

Sebelumnya, Gunung Anak Krakatau kembali erupsi pada Minggu (6/9) sekitar pukul 03.53 WIB.

"Terjadi erupsi G. Anak Krakatau pada hari Minggu, 06 September 2026, pukul 03:53 WIB," demikian keterangan Badan Geologi lewat akun X-nya.

Badan Geologi menyebut erupsi tersebut berlangsung sekitar 30 detik. Aktivitas erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 46 milimeter.

"Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 46 mm dan durasi 30 detik," tulisnya.

Sementara itu, berdasarkan situs Magma Kementerian ESDM, tercatat 28 gempa vulkanik sejak pukul 00.00 hingga 06.00 WIB.