Kumparan Logo

MSCI Pertahankan RI di Emerging Market, OJK Janji Perkuat Reformasi Pasar Saham

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi dalam konferensi pers di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (13/5/2026). Foto: Widya/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi dalam konferensi pers di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (13/5/2026). Foto: Widya/kumparan

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut positif keputusan Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang mempertahankan status pasar modal Indonesia dalam kategori Emerging Market dalam hasil MSCI 2026 Market Classification Review.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi mengatakan hasil asesmen tahunan MSCI tersebut sesuai dengan harapan regulator dan menjadi momentum untuk mempercepat agenda reformasi pasar modal.

"Konfirmasi dari MSCI ini merupakan hasil yang sesuai harapan kita bersama, dan tentu kami menyambut positif hasil asesmen tahunan MSCI tersebut," kata Hasan dalam pernyataan resminya, Rabu (24/6).

Menurut Hasan, pengumuman MSCI menjadi momentum untuk terus melanjutkan, memperkuat, dan mengakselerasi agenda reformasi pasar modal yang telah dicanangkan sejak awal tahun ini.

Ia juga menilai MSCI telah memberikan catatan positif terhadap agenda reformasi pasar modal Indonesia. Berbagai inisiatif dan progres program reformasi yang dijalankan disebut telah mendapat pengakuan dari penyedia indeks global tersebut.

"Hal ini menunjukkan bagaimana capaian reformasi kita mendapat recognition yang berarti, sehingga semakin mengukuhkan kredibilitas dan investability pasar modal dalam negeri," ujarnya.

Ilustrasi bank investasi asal AS, Morgan Stanley. Foto: Sergei Elagin/Shutterstock

Hasan mengatakan MSCI akan terus memonitor agenda reformasi pasar modal Indonesia dan menilai konsistensi implementasinya. Menurut dia, hal tersebut merupakan bagian dari proses penilaian yang dilakukan masing-masing lembaga.

"Hal tersebut tentu merupakan bagian dari proses review masing-masing lembaga, kita hargai itu, dan kita memastikan bahwa kita akan terus melaksanakan secara konsisten dan memperkuat seluruh program reformasi pasar modal kita," kata Hasan.

Menurut dia, penilaian maupun pengakuan dari penyedia indeks global bukan menjadi tujuan akhir bagi regulator. OJK, kata dia, akan terus mempercepat implementasi agenda reformasi pasar modal ke depan.

"Tentu acknowledgement maupun hasil review dari global index providers ini bukanlah tujuan akhir. Hal ini juga tidak membuat kita lekas berpuas diri (complacent). Kita akan terus memperkuat dan mempercepat implementasi agenda-agenda reformasi ke depan, dengan dukungan dan sinergi yang erat dengan segenap pemangku kepentingan," ujar Hasan.

instagram embed