Kumparan Logo

MU Merugi Meski Pendapatan dari Hak Siar Melesat, Ronaldo Diyakini Jadi Penolong

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Selebrasi pemain Manchester United Cristiano Ronaldo usai mencetak gol ke gawang BSC Young Boys pada pertandingan Grup F Liga Champions di Stadion Wankdorf, Bern, Swiss. Foto: Denis Balibouse/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Selebrasi pemain Manchester United Cristiano Ronaldo usai mencetak gol ke gawang BSC Young Boys pada pertandingan Grup F Liga Champions di Stadion Wankdorf, Bern, Swiss. Foto: Denis Balibouse/REUTERS

Klub papan atas Liga Primer Inggris Manchester United masih mencatatkan kerugian, meski pendapatan dari hak siar pertandingan yang mereka jalani melesat. Manajemen klub meyakini, keputusan membawa 'pulang' Cristiano Ronaldo sebagai hal tepat untuk membalikkan kejayaan MU.

Kinerja keuangan yang masih merah itu, diraih MU dalam 12 bulan terakhir hingga Juni 2021. Sepanjang periode itu, pendapatan Manchester United dari hak siar mencapai 254,8 juta pound atau hampir setara Rp 5 triliun.

Angka itu melesat 81,7 persen dari periode sama tahun sebelumnya yang hanya 140,2 juta pound. Berkebalikan dengan pendapatan dari hak siar, pendapatan dari penjualan tiket turun drastis dari 89,8 juta pound jadi hanya 7,1 juta pound. Hal ini terjadi karena sebagian besar pertandingan yang dijalani tanpa penonton.

Tak mengherankan jika total pendapatan Setan Merah pada periode tersebut, turun dari 509 juta pound menjadi 494,1 juta pound.

Selebrasi pemain Manchester United Cristiano Ronaldo usai mencetak gol ke gawang Newcastle United pada pertandingan Liga Inggris di Old Trafford, Manchester, Inggris. Foto: Phil Noble/REUTERS

Alhasil klub asuhan Ole Gunnar Solskjaer itu masih merugi sebesar 92,2 juta pound. Angka kerugian itu juga naik dibandingkan periode sebelumnya, yang sebesar 23,2 juta pound. Mengutip BBC, penyumbang terbesar kerugian Manchester United adalah besarnya beban pajak yakni mencapai 66,6 juta pound.

Di tengah kinerja keuangan yang makin berat itu, Wakil Ketua Manchester United Ed Woodward justru menyatakan klub-nya sudah di jalur yang benar. "Keputusan membeli pemain bintang dan pemain potensial sudah tepat," ujarnya.

Salah satunya yakni membawa 'pulang' Cristiano Ronaldo yang meninggalkan Old Trafford sejak 2009.

"Kontrak dengan Ronaldo yang diteken bersamaan dengan Raphael Varane, Jadon Sancho dan Tom Heaton, memperkuat model operasi kami, dengan investasi berkelanjutan dalam tim yang didukung oleh pendapatan komersial yang kuat," imbuh Ed Woodward yang akan mundur dari MU akhir tahun ini.