Mudahnya Berinvestasi Reksa Dana di Aplikasi Jenius
·waktu baca 3 menit

Investasi menjadi salah satu cara untuk mempersiapkan kebutuhan finansial di masa mendatang. Sebab investasi dapat menumbuhkan valuasi uang tanpa perlu khawatir akan tergerus inflasi. Apalagi di saat kondisi pandemi seperti sekarang.
Dengan berinvestasi sejak dini, bukan hal mustahil untuk mencapai financial freedom, sesuatu yang menjadi harapan semua orang. Sebagai upaya untuk membantumu mewujudkan hal tersebut, Jenius dari Bank BTPN menghadirkan fitur investasi reksa dana. Fitur ini diharapkan bisa membantu pengguna Jenius menumbuhkan dan mengelola uang dengan simpel hanya dari aplikasi Jenius.
"Pengguna akan menemukan banyak kemudahan saat berinvestasi. Mulai dari mudah mengetahui profil risiko, mudah membuat akun reksa dana, mudah membuat portofolio, mudah mencari produk reksa dana yang sesuai untuk mengisi portofolio, mudah beli dan jual, hingga mudah memantau performa portofolio investasi," kata Digital Banking Business Product Head Bank BTPN, Waasi B. Sumintardja.
Semua kemudahan tersebut bisa didapat dari satu aplikasi, Jenius. Selain itu, ada beragam kelebihan dari fitur reksa dana di aplikasi Jenius, salah satunya adalah mudah buka akun reksa dana karena tidak perlu isi banyak data dan cukup informasikan tingkat pendidikan terakhir saja.
"Mudah beli dan jual reksa dana. Tidak perlu menghubungkan rekening bank atau top up e-Wallet untuk membeli reksa dana karena proses pembelian otomatis menarik uang di Saldo Aktif pada aplikasi Jenius," ungkap Waasi.
Tahapan Mulai Berinvestasi Reksa Dana di Jenius
1. Ikuti kuis profil risiko
Apabila kamu sudah memiliki akun Jenius, kamu dapat langsung mengikuti kuis profil risiko pada menu Investment di halaman Wealth pada aplikasi Jenius untuk mengetahui tingkat toleransimu terhadap risiko investasi serta produk investasi apa yang cocok untukmu.
Caranya cukup simpel, kamu hanya perlu menjawab 6 pertanyaan terkait pengalaman, rencana, dan tujuanmu dalam berinvestasi. Nantinya, kamu akan mendapatkan satu dari enam profil risiko yang dapat menjadi panduanmu untuk membeli produk reksa dana.
2. Buka akun reksa dana
Untuk memudahkanmu, pembuatan akun reksa dana di aplikasi Jenius dibuat sesimpel mungkin. Kamu hanya perlu mengisi pertanyaan mengenai pendidikan terakhirmu dan menyetujui syarat dan ketentuan. Proses ini terbagi ke dalam tiga tahap, yakni pengajuan data, verifikasi data, dan pengajuan disetujui.
Verifikasi data membutuhkan waktu maksimal hingga 2 hari bursa. Setelah prosesnya selesai, kamu akan mendapatkan notifikasi lewat e-mail dan aplikasi berisi informasi status akun reksa dana milikmu.
3. Buat portofolio
Setelah berhasil membuat akun reksa dana, tahap berikutnya adalah pembuatan portofolio sebagai tempat untuk menyimpan produk reksa dana yang kamu beli. Kamu bisa menuju ke menu Investment di halaman Wealth dan pilih ‘Buat Portofolio’. Sewaktu membuat portofolio, kamu bisa memberikan nama portofolio sesuai tujuan keuangan yang ingin diwujudkan.
4. Beli reksa dana
Setelah memiliki portofolio, kini saatnya berinvestasi reksa dana di Jenius. Ada dua cara yang bisa kamu gunakan ketika mencari produk reksa dana untuk mengisi portofoliomu.
Pertama, mencari reksa dana berdasarkan manajer investasi. Kedua, mencari reksa dana berdasarkan kategori produk yaitu Pasar Uang, Obligasi Jangka Pendek, Obligasi Jangka Panjang, dan Ekuitas. Sebelum membeli produk, jangan lupa untuk sesuaikan dengan profil risikomu ya!
5. Jual reksa dana
Jika ingin mencairkan investasi, kamu bisa melakukannya dengan melakukan penjualan reksa dana yang ada di portofoliomu. Seperti pembelian, penjualan reksa dana juga terbagi menjadi tiga proses, yakni pengajuan penjualan reksa dana, verifikasi, dan setelah berhasil maka dana akan langsung dikirim ke Saldo Aktif di aplikasi Jenius milikmu.
Bagaimana, apakah kalian siap untuk melakukan perubahan dan berkomitmen mencapai financial goals dengan mulai investasi reksa dana di aplikasi Jenius? kunjungi www.jenius.com/app/investasi/reksa-dana untuk informasi lebih lengkap.
