Mulai Nambang di Proyek Pani, Saham Merdeka Gold (EMAS) Terbang 16,50% ke 4.660
ยทwaktu baca 2 menit

PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), resmi memulai penambangan perdana (first mining) di Proyek Emas Pani yang berlokasi di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Penambangan perdana ini ditandai dengan kegiatan pengupasan lapisan tanah (overburden stripping) dan pengambilan bijih pertama, yang menjadi awal resmi dimulainya operasi tambang.
Proyek Emas Pani memiliki sumber daya lebih dari 7 juta ons emas dan umur tambang multidekade. Presiden Direktur MGR, Boyke Poerbaya Abidin, menjelaskan pada tahap awal, proyek ini menggunakan metode heap leach dengan kapasitas pengolahan 7 juta ton bijih per tahun dan target produksi sekitar 140.000 ounces emas per tahun.
Selanjutnya, perusahaan akan membangun fasilitas carbon-in-leach (CIL) dengan kapasitas awal 7,5 juta ton per tahun dan rencana ekspansi hingga 12 juta ton per tahun pada 2030. Dengan fasilitas tersebut, produksi puncak diproyeksikan dapat mencapai hingga 500.000 ons emas per tahun.
"First mining menjadi tonggak penting bagi perusahaan. Fase operasi Tambang Emas Pani menandai dimulainya kegiatan penambangan yang dalam waktu dekat akan diikuti dengan fase pelindihan (heap leach), pengolahan, dan produksi emas perdana," katanya dalam keterangan resmi, Kamis (2/10).
Setelah tahapan first mining, kegiatan ore stacking akan dilanjutkan di fasilitas heap leach. Perusahaan menargetkan produksi emas pertama dapat terealisasi pada kuartal I 2026.
Peningkatan kegiatan ini secara bertahap akan menciptakan lapangan kerja, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.
"Dengan beroperasinya proyek ini, perusahaan berharap dapat memberikan efek berganda (multiplier effect) bagi masyarakat sekitar, mulai dari peningkatan kesempatan kerja, pemberdayaan usaha lokal, hingga kontribusi ekonomi melalui pajak dan royalti," jelasnya.
Aktivitas ini pun membuat saham EMAS meroket. Berdasarkan data RTI, saham EMAS ditutup menguat 630 persen ke posisi Rp 4.660 per lembar.
Frekuensi saham ditransaksikan sebanyak 123.113 kali dengan total volume perdagangan sebanyak 363,52 juta saham senilai Rp 1,66 triliun. Kapitalisasi pasar mencapai Rp 75,40 triliun.
