Kumparan Logo

Mundur dari BEI Usai IHSG Anjlok, Iman Rachman Pernah Antar Indeks Cetak Rekor

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Dirut BEI Iman Rachman. Foto: Bay Ismoyo/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Dirut BEI Iman Rachman. Foto: Bay Ismoyo/AFP

Direktur Utama (Dirut) PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman mengundurkan diri pada Jumat (30/1), usai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambles hingga dihentikan sementara atau trading halt 2 hari berturut-turut pada Rabu (28/1) dan Kamis (29/1).

IHSG mengalami gejolak beberapa hari ini usai Morgan Stanley Capital International (MSCI) membekukan sementara rebalancing indeks di pasar saham Indonesia, hingga otoritas terkait menemukan menjamin mekanisme free float.

Pernyataan pengunduran diri disampaikan Iman bertepatan saat pembukaan perdagangan hari ini di saat IHSG menunjukkan perbaikan dengan menguat 1,77 persen ke level 8.377,92.

"Walaupun kondisi kita pagi hari ini membaik. Saya ingin menyampaikan statement, dan ini tidak ada tanya-jawab, bahwa saya sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin menyatakan mengundurkan diri sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia,” ujar Iman di Gedung BEI.

Profil Iman Rachman

Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (29/1/2026). Foto: Asprilla Dwi Adha/ANTARA FOTO

Iman ditetapkan sebagai Direktur Utama BEI sejak Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 29 Juni 2022. Selama masa jabatannya tersebut, IHSG sempat menembus cetak rekor tertinggi atau all time high (ATH) di level 9.002,92 pada awal Januari 2026 lalu.

Sementara sepanjang 2025, IHSG setidaknya tercatat 24 kali ATH, dengan kapitalisasi pasar menembus Rp 16.000 triliun.

Dikutip dari laman BEI, Iman memulai kariernya sebagai Manager di PT Danareksa Sekuritas (1998-2003), kemudian Direktur Investment Banking PT Mandiri Sekuritas (2003-2016), Direktur Keuangan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) (2016-2018), Direktur Keuangan PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) (2018-2019), dan Direktur Utama PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) (2019-2020).

Jabatan terakhir Iman sebelum menjabat sebagai Direktur Utama BEI adalah sebagai Direktur Strategi, Portfolio, dan Pengembangan Usaha PT Pertamina (Persero) (2020-2022).

Iman memperoleh gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Padjajaran pada tahun 1995 dan Magister of Business Administration (MBA) Finance dari Leeds University Business School pada tahun 1997.

instagram embed