Negosiasi Investasi Hyundai Berjalan Sengit

Pemerintah masih terus merayu perusahaan asal Korea Selatan, Hyundai untuk segera berinvestasi di Indonesia. Hyundai memang sudah memiliki komitmen kuat untuk investasi di Indonesia khususnya produksi mobil listrik.
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong mengatakan, negosiasi terkait insentif fiskal kepada Hyundai berjalan cukup alot. Namun dirinya tetap optimistis negosiasi ini bisa segera rampung.
"Kita negosiasi sengit mengenai insentif secara informal, kami pasang deadline menyelesaikan negosiasi ini sebelum ASEAN (Republic of Korea Commemorative) Summit yang digelar di Busan di bulan November ini," ujarnya di Kantor BKPM, Jakarta Selatan, Selasa (30/7).
Thomas mengatakan, pemberian insentif fiskal ini akan mempercepat langkah Hyundai untuk berinvestasi ke Indonesia. Apalagi ini juga sejalan dengan komitmen Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membangun pabrik mobil listrik di Indonesia.
"Untuk meng-golkan investasi Hyundai dan KIA butuh insentif yng nendang, harus bisa yakinkan Hyundai dan KIA untuk investasi di Indonesia, " katanya.
Saat ini, Hyundai masih meninjau beberapa kawasan untuk lokasi pabrik. Adapun lokasi yang rencananya akan dibangun pabrik produksi mobil listrik yaitu Karawang, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.
