Kumparan Logo

Nilai Ekspor Perikanan RI Tembus Rp 90 Triliun di 2024, Ditopang Udang dan Tuna

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pekerja menunjukan udang rebon yang akan dijemur di CIlincing, Jakarta Utara, Selasa (20/2/2024). Foto: Erlangga Bregas Prakoso/Antara Foto
zoom-in-whitePerbesar
Pekerja menunjukan udang rebon yang akan dijemur di CIlincing, Jakarta Utara, Selasa (20/2/2024). Foto: Erlangga Bregas Prakoso/Antara Foto

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat nilai ekspor produk perikanan Indonesia pada tahun 2024 secara keseluruhan mencapai sekitar USD 5,9 miliar atau setara Rp 90 triliun (kurs Rp 16.424). Angka tersebut diperoleh dari total volume ekspor sebesar 1,43 juta ton.

“Capaian nilai ekspor tersebut naik 5,7 persen bila dibandingkan capaian per day yang sama pada tahun sebelumnya,” ucap Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan & Perikanan Tornando Syaifullah dalam konferensi pers di Kantor Kementerian KKP, Rabu (21/5).

Tornando memaparkan bahwa komoditas utama yang mendominasi ekspor sektor perikanan tahun 2024 adalah udang dengan nilai sebesar USD 1,68 miliar, atau sekitar 28,2 persen dari total ekspor. Diikuti oleh kelompok tuna, cakalang, dan tongkol (TCT) senilai USD 1,03 miliar atau 17,4 persen.

“Kemudian cumi, sotong, gurita sebesar USD 874,12 juta atau 14,7 persen. Rajungan, kepiting ini sebesar USD 513,35 juta atau 8,6 persen,” tambahnya.

Untuk ekspor TCT pada tahun 2024 sebesar USD 1,03 miliar dan meningkat 11,6 persen dari tahun 2023, dengan ASEAN dan Amerika Serikat (AS) yang menjadi tujuan utama ekspor TCT.

Tornando juga membeberkan pasar utama untuk TCT di tahun 2024 yang didominasi oleh kawasan ASEAN dengan nilai ekspor sebesar USD 234,18 juta atau 22,6 persen.

Kemudian, disusul oleh Amerika Serikat dengan USD 231,76 juta atau 22,4 persen. Sementara itu, ekspor TCT ke Uni Eropa tercatat sebesar USD 150,41 juta atau 14,6 persen, Jepang senilai USD 150 juta atau 14,5 persen, dan kawasan Timur Tengah (UAE) sebesar USD 121,1 juta atau 11,7 persen.

instagram embed