Kumparan Logo

Nurkholisoh Dilantik Jadi Wamenkeu, Akui Masih Perlu Banyak Belajar

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wamenkeu Nurkholisoh Ibnu tiba di Gedung Kemenkeu, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Foto: Nur Pangesti/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wamenkeu Nurkholisoh Ibnu tiba di Gedung Kemenkeu, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Foto: Nur Pangesti/kumparan

Presiden Prabowo Subianto melantik sejumlah pejabat negara di Istana Kepresidenan, Kamis (1/10). Salah satunya Nurkholisoh Ibnu Aman yang dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu).

Usai dilantik, Nurkholisoh langsung menuju Kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan bertemu dengan jajaran pegawai Kemenkeu.

Meski baru resmi menjabat sebagai Wamenkeu, ia mengaku lingkungan Kemenkeu bukan hal yang sepenuhnya baru baginya, mengingat sebelum ditunjuk ia telah berkarier sekitar 20 tahun di Bank Indonesia (BI).

Selama berkarier di bank sentral, Nurkholisoh beberapa kali berkoordinasi dan beraktivitas di lingkungan Kemenkeu, bahkan pernah terlibat secara intens dalam proses pembentukan Forum Koordinasi Stabilitas Sistem Keuangan (FKSSK).

"Ini antara baru dan enggak baru. Saya sudah sering bolak-balik ke lingkungan ini, bolak-balik ke gedung ini. Dulu terlibat intens pada pembentukan FKSSK bahkan," kata Nurkholisoh di Gedung Kemenkeu, Jakarta, Kamis (1/10).

Menurutnya, pengalaman tersebut membuat lingkungan Kemenkeu tidak sepenuhnya asing baginya. Namun, setelah resmi menjadi bagian dari kementerian itu, ia menyadari masih perlu mempelajari lebih jauh tugas dan struktur organisasinya.

"Saya diberi amanah per hari ini untuk menjadi Wakil Menteri Keuangan. Oleh karena itu saya mohon bantuan, kerja sama, dan koordinasi," ujarnya.

Ilustrasi Gedung Kementerian Keuangan RI. Foto: Wulandari Wulandari/Shutterstock

Nurkholisoh menilai dirinya masih perlu banyak belajar dibandingkan para Wamenkeu lainnya.

"Saya ini benar-benar orang baru. Kalau Pak Luky ini come back. Kalau Pak Juda sudah lumayan, hampir setahun. Pak Suahasil apalagi. Jadi saya yang si pembelajar itu," katanya.

Karena itu, ia meminta dukungan jajaran Kemenkeu untuk dapat memahami lebih jauh tugas dan organisasi yang kini menjadi tanggung jawabnya, mengingat jumlah pegawai kementerian ini jauh lebih besar dibanding institusi sebelumnya.

Sebagai Wamenkeu baru, ia juga berharap dapat membangun komunikasi yang lebih dekat dengan para pegawai.

"Terutama karena saya yang paling junior, saya juga ingin menginspirasi, ingin menyapa, ingin mendekat, ingin bersahabat dengan para pegawai, insan Kementerian Keuangan," pungkasnya.