Kumparan Logo

OJK Klaim Pemilihan Direksi BEI Sudah Sesuai Aturan

kumparanBISNISverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso (Foto: Selfy Sandra Momongan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso (Foto: Selfy Sandra Momongan/kumparan)

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menunjuk Inarno Djajadi sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk periode 2018-2021 menggantikan Tito Sulistio. Selanjutnya, Inarno akan resmi menjabat kursi orang nomor satu di BEI setelah mendapatkan persetujuan efektif dari pemegang saham dalam gelaran Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 29 Juni 2018 mendatang.

Pemilihan direksi BEI yang baru ini cukup singkat tanpa ada 'pesta' pemilihan paket maupun kontes visi misi dari masing-masing kandidat secara terbuka seperti yang dilakukan di periode-periode sebelumnya.

Namun, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengaku sudah melalui tahapan fit and proper test sesuai ketentuan sebelum akhirnya menentukan pilihannya menjadikan Inarno sebagai dirut BEI yang baru. Hal itu juga sudah diputuskan dalam rapat OJK.

"Sudah fit and proper sama tim dan diputuskan di rapat," kata Wimboh saat ditemui di Kompleks Istana Merdeka, Jakarta, Senin (25/6).

Wimboh menjelaskan, pemilihan direksi BEI saat ini telah mempertimbangkan beberapa faktor di antaranya kompetensi dan integritas.

"Fit and proper itu mempertimbangkan beberapa faktor. Mulai kompetensi dan juga faktor integritas. Jadi itu kombinasinya banyak," jelas dia.

Dirut Tito Sulistio dan direksi BEI (Foto: Edy Sofyan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Dirut Tito Sulistio dan direksi BEI (Foto: Edy Sofyan/kumparan)

Berikut jajaran Direksi BEI untuk masa Jabatan 2018-2021:

Direktur Utama: Inarno Djajadi

Direktur Penilaian Perusahan: IGD N Yetna Setia

Direktur Perdagangan dan Anggota Bursa: Laksono Widito Widodo

Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan: Kristian Sihar Manullang

Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko: Fithri Hadi

Direktur Pengembangan: Hasan Fawzi

Direktur Keuangan dan SDM: Risa Effennita Rustam