Kumparan Logo

OJK: Pemilu 2024 Bisa Percepat Pertumbuhan Konsumsi hingga Aktivitas Industri

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) Mahendra Siregar membuka OJK Virtual Innovation Day 2022, Senin (10/10/2022). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) Mahendra Siregar membuka OJK Virtual Innovation Day 2022, Senin (10/10/2022). Foto: Dok. Istimewa

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar, mengungkapkan Pemilu 2024 bakal berdampak positif ke perekonomian Indonesia. Ia mengatakan konsumsi hingga transportasi bakal meningkat karena ada siklus lima tahunan tersebut.

“Siklus politik 5 tahunan juga dimulai. Belajar dari periode lalu, akselerasi pertumbuhan konsumsi masyarakat dan aktivitas industri akan meningkat, khususnya industri padat karya seperti makanan atau minuman, tekstil dan produk tekstil, percetakan, serta transportasi,” kata Mahendra saat Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2023, Senin (6/2).

Mahendra merasa pelaksanaan pemilu di Indonesia sudah semakin matang. Menurutnya, hal tersebut bisa membuat dampak pemilu ke aktivitas ekonomi bisa semakin maksimal.

“Kali ini Indonesia akan makin mengokohkan dirinya menjadi negara demokrasi presidensial terbesar di dunia. Indonesia seng ada lawan,” ujar Mahendra.

Lebih lanjut, Mahendra menyebut pemulihan perekonomian Indonesia akan terus berlanjut. Peningkatan aktivitas perekonomian domestik dari sisi konsumsi dan investasi telah menjadi penopang pertumbuhan.

Hal itu, kata Mahendra, diperkuat oleh kebijakan pemerintah mengakhiri tanggap darurat pandemi, yang akan menjadi modalitas utama bagi pertumbuhan ekonomi di 2023.

“Kami meyakini sebagian besar risiko transmisi perlambatan pertumbuhan ekonomi global, termasuk dampak penurunan harga komoditas, penurunan permintaan ekspor dan pengetatan likuiditas global, sudah dipahami dan dapat dimitigasi dengan tepat,” tutur Mahendra.