Kumparan Logo

OJK Perkirakan Pertumbuhan Kredit Perbankan Bisa 4,5 Persen di 2021

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso, memperkirakan kredit perbankan di akhir tahun 2021 bisa tumbuh di antara 4 persen sampai 4,5 persen. Perkiraan tersebut sudah mempertimbangkan dampak dari pandemi COVID-19.

“Kita perkirakan (kredit perbankan) di di atas 4 persen, rangenya mungkin 4 persen sampai 4,5 persen di akhir tahun ini,” kata Wimboh saat konferensi pers secara virtual, Rabu (8/9).

Wimboh mengatakan penyaluran kredit tersebut bisa saja lebih tinggi dari perkiraan bergantung persebaran COVID-19. Selain itu, pertumbuhannya bakal lebih baik kalau vaksinasi COVID-19 bisa maksimal.

“Ini target yang sebenarnya cukup konservatif karena jika vaksin cepat dan tidak ada varian baru, kita akan bisa lebih optimis,” ujar Wimboh.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Wimboh menjelaskan selama pandemi COVID-19 yang diikuti kebijakan PPKM membuat kendala intermediasi penyaluran kredit perbankan terutama di sektor perhotelan hingga maskapai penerbangan. Ia mengungkapkan hal itu membuat kredit korporasi masih minus 2,2 persen.

kumparan post embed

Meski kredit di sektor korporasi terkontraksi, Wimboh menjelaskan penyaluran kredit UMKM masih tumbuh 1,93 persen yoy pada Juli dan 1,11 persen sejak awal tahun 2021.

“Kami yakin dengan dibukanya PPKM, UMKM akan tumbuh cukup pesat dan akan mendorong pertumbuhan komersial dan korporasi,” tutur Wimboh.