OJK Sebut Tunggakan Pinjol Bakal Tercatat di BI Checking
·waktu baca 2 menit

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengumumkan tunggakan pinjaman online (pinjol) akan tercatat dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) atau dulu dikenal BI Checking. Catatan utang pinjol saat ini masih belum masuk dalam SLIK.
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi menegaskan apa pun layanan keuangan yang memakai KTP sudah masuk dalam SLIK. Dengan begitu, ia mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati.
“Jangan main main utang online habis itu ganti nomor sudah enggak bisa tagih, enggak gitu. Karena kalau sudah pakai KTP semuanya itu masuk semua di SLIK yang payLater. Kalau pinjol memang belum, itu next step-nya akan masuk juga,” kata wanita yang akrab disapa Kiki saat ditemui di Jakarta Convention Center, Kamis (24/8).
Kiki menyebut rencana pinjol masuk ke SLIK masih dalam tahap proses. Ia menilai terkadang masyarakat tidak membayar utang pinjol karena tahu datanya tidak masuk ke SLIK.
“Lagi dalam proses (aturan data pinjol masuk ke SLIK). Itu sudah disampaikan waktu kita presscon, next step-nya masuk ke kita (OJK),” imbuhnya.
Ia menekankan SLIK OJK berpengaruh pada seleksi dunia kerja. Data keuangannya juga dicek dalam SLIK saat mendaftar sebagai Anggota Dewan Komisioner OJK melalui uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).
“Iyalah (berpengaruh ke dunia kerja), saya aja daftar OJK dicek juga. Semua, saat fit and proper test itu disampaikan sudah dicek, tidak ada catatan keuangan yang tidak baik,” ujarnya.
Kiki mengamati sistem SLIK ke depannya memiliki kelebihan dan kekurangan. Kekurangannya yakni banyak masyarakat nantinya yang memiliki skor kredit yang buruk pada sistem tersebut.
“Dari AFPI sudah minta kepada kita supaya data itu dimasukkan dalam data SLIK, karena katanya orang-orang ini yang tahu datanya masuk SLIK mereka ini hati-hati, tapi kalau pinjol karena tahu nggak masuk SLIK suka nggak bayar, jadi plus minus,” tutur Kiki.
“Bagusnya adalah semua terkoordinasi semua, tetapi nggak bagusnya lebih pasti lebih banyak kena catatan itu,” sambungnya.
